Menag Ajak Generasi Muda Pahami Betul Jiwa Dakwah

67
Menag membuka Halaqah Ulama se-Jateng di Semarang. (Foto: Rusdy/Kemenag)

Semarang, Muslim Obsession – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengajak generasi muda untuk memahami ruhul dakwah atau jiwa dalam dakwah. Demikian disampaikan Menag, saat membuka membuka Halaqah Ulama ke-5 se-Jawa Tengah, Rabu (11/7/2018).

“Saya ingin mengajak generasi muda betul-betul memahami ruhul dakwah atau jiwa dalam dakwah. Dakwah hakekatnya adalah kerja yang tidak berkesudahan, tanggung jawab yang di miliki setiap muslim, kita dituntut untuk menebarkan kebajikan, yakni mengajak bukan memaksa,” ujar Menag, sebagaimana dirilis Kemenag.

“Ini saya garisbawahi, karena pada prakteknya, mungkin karena satu hal lalu kemudian terjebak pada proses dakwah yang memaksa dengan mentolerir cara kekerasan yang bertentangan dengan ruh dakwah itu sendiri, yang harus dilakukan dengan cara yang persuasif, bilhikmah,” lanjutnya.

Menag bersama pimpinan pontren An-Nur Lasem KH Abdul Qoyyum Mansur (Foto: Kemenag)

Halaqah yang digelar di Kampus Universitas Islam Sutan Agung (UNISSULA) Semarang ini mengetengahkan tema Peluang dan Tantangan Dakwah Generasi Milenial.

Oleh karenanya, Menag menegaskan, agar strategi dakwah yang dilakukan tidak bertentangan dengan hakekat dakwah itu sendiri, yaitu tidak memaksakan, tidak menimbulkan antipati.

”Inilah yang perlu,” tandasnya.

Menag dalam kesempatan tersebut juga mengatakan inilah saatnya mereka yang memiliki paham moderat (wasathiyah) lebih proaktif, speak up, speak out, lebih bersuara.

“Karena ini sesuatu yang juga perlu dicermati betul, (karena) biasanya yang moderat cenderung diam,” pungkasnya. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here