Melayani yang Tak Terjangkau, Menjangkau yang Tak Terlayani

368
Muslih Taman bersama guru-guru peserta program nasional Visiting Guru ke Daerah Perbatasan Tahun 2019. (Foto: Istimewa)

Muslim Obsession – Muslih Taman, guru PAI SMAN I Rumpin Bogor merasa bersyukur dan bangga bisa lolos program nasional Visiting Guru ke Daerah Perbatasan Tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.

Hal yang sama disampaikan Abdul Mufid, yang kebetulan keduanya mewakili Kabupaten Bogor, dari unsur guru dan pengawas. Muslih ditempatkan di Kalimantan Utara, sedangkan Abdul Mufid di Kalimantan Barat.

Muslih, meski awalnya merasa berat, tapi akhirnya menyadari betapa berharganya kesempatan tersebut. Dia mengaku sangat bersyukur mendapat kesempatan untuk berbagi kepada saudara-saudaranya sesama guru yang ada di daerah perbatasan tentang banyak hal, khususnya terkait peningkatan keprofesian guru.

“Ini merupakan kesempatan mahal, yang tidak datang dua kali,” tuturnya kepada Muslim Obsession, Ahad (1/12/2019).

Kegiatan Visiting Guru tahun ini diikuti 28 peserta dari seluruh Indonesia. Setelah mendapatkan pembekalan dari panitia di Jakarta, mereka kemudian dibagi ke daerah-daerah perbatasan sesuai SK masing-masing.

Dengan program ini, mereka diharapkan dapat melakukan pemetaan potensi pendidikan di daerah sasaran, terutama terkait dengan SDM guru, kemudian melakukan langkah-langkah solutif dan penguatan. Selain pengembangan keprofesian berkelanjutan bagi guru, juga terkait literasi, dan Islam rahmatan lil ‘alamin.

“Setelah melalui kecamuk hati dan diskusi panjang dengan anak istri, akhirnya saya memutuskan, siap maju. Apa pun yang terjadi. Bismillah, berangkat mengabdi untuk bumi pertiwi di perbatasan. Inilah kesempatan amat berharga dalam hidup saya. Kesempatan yang mungkin tak akan berulang dua kali,” kisah Muslih.

Kegiatan dimulai hari Kamis 27/11/2019 bertempat di Days Hotel Tangerang. Diawali dengan seremonial, dibuka oleh Kepala Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI. Dilanjutkan dengan bimtek, untuk membekali hal-hal teknis kepada peserta, sekaligus sebagai pengarahan lapangan oleh panitia.

Dalam sambutan dan pengarahannya, Dirjen berharap semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan sukses, serta bermanfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan dan dakwah Islam di Indonesia, khususnya di daerah perbatasan. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here