Melalui ‘Connecting Muslim’, Parmusi Wujudkan Masyarakat Madani

734
Safari Dakwah NTT 2
Ketua Umum PP Parmusi, H. Usamah Hisyam, di tengah anak-anak yang menyambutnya.

Sejak fusi tersebut Parmusi menjadi ormas Muslimin Indonesia yang dipimpin H J Naro. Baru pada 26 September 1999 Parmusi dideklarasikan kembali menjadi ormas Islam dengan nama Persaudaraan Muslimin Indonesia yang disingkat Parmusi.

Dinakhnodai Usamah Parmusi bergerak dinamis. Usamah dan para fungsionaris Pengurus Pusat (PP) Parmusi aktif  berkunjung ke berbagai daerah di Indonesia untuk berdakwah, termasuk menyosialisasikan paradigma baru Parmusi sebagai connecting muslim melalui jalur dakwah.

Sikap tersebut adalah jalan lurus yang diyakini kebenarannya untuk mewujudkan tujuan dan cita-cita organisasi, yakni mewujudkan masyarakat madani yang sejahtera lahir dan batin dalam bangsa Indonesia yang diridoi Allah.

Parmusi telah mencanangkan program One District Five Dais, yakni satu kecamatan minimal memiliki lima dai. Pada tahun 2020 Parmusi menargetkan memiliki 35.000 dai yang tersebar di 70.000 kecamatan di seluruh Indonesia.

Lebih dari dua tahun bergerak ke berbagai daerah Parmusi menargetkan tahap pertama memiliki 5.000 dai, yang akan diundang mengikuti Jambore Nasional Dai Parmusi tanggal 24-27 September 2018 di Gunung Gede Pangrango, Cibodas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menyongsong Milad ke-19 Parmusi yang jatuh pada 26 September 2018.

Dalam Jambore tersebut Ketua Umum Parmusi akan mencanangkan Gerakan Nasional Dakwah Parmusi, yang akan dilanjutkan dengan ekspedisi dakwah para dai ke seluruh pelosok tanah air.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here