Masjid di Pakistan Tenggelam 1 Cm Setiap Tahun

174
Masjid yang tenggelam di Pakistan (Foto: About Islam)

Nowshera, Muslim Obsession – Di utara Pakistan, terletak sebuah masjid unik yang tidak dikenal karena arsitekturnya yang luar biasa, menara yang menjulang tinggi, kapasitas yang cukup besar, atau sejarahnya yang kaya.

Sebaliknya, Masjid Syaikh Akhund Panju Baba di Akbarpura, terkenal karena bangunannya yang tenggelam setiap tahun.  

Dilaporkan Daily Times, Ahad (13/1/2019) masjid tersebut berdiri di atas tanah berlumpur. 

Meski demikian, masjid yang dikenal dengan sebutan masjid yang tenggelam ini tidak menampakkan tanda-tanda kehancuran.

Warga setempat mengklaim bahwa aula masjid telah tenggelam satu sentimeter setiap tahunnya. Namun, masjid masih dalam kondisi baik dan bangunan pun tidak ada sama sekali retakan.

Masjid unik ini dinamai Syaikh Akhund Panju Baba. Dibangun pada masa pemerintahan Kaisar Mughal Akbar sekitar 405 tahun yang lalu. Hingga kini masjid tersebut diperkirakan sudah tenggelam sekitar 1,2 meter ke dalam tanah.

Sementara itu, Desa Akbarpura di Pakistan terletak sekitar 21 km timur laut dari Peshawar dan merupakan bagian dari Pabbi Tehsil dari Distrik Nowshera di wilayah Khyber Pakhtunkhwa.

Masjid itu diberi nama setelah masa Kaisar Mughal ke-3, Abu’l-Fath Jalal-ud-din Muhammad Akbar yang memerintah dari tahun 1556 hingga 1605.

Akbar memperbesar Kekaisaran Mughal untuk memasukkan hampir semua anak benua India. Pemerintahannya berkembang dengan ilmu pengetahuan dan ekonomi yang kuat.

Karena dirinya sangat menyukai seni dan budaya, beberapa landmark Islam telah didirikan pada masa pemerintahannya. Seperti Perpustakaan Akbar yang berisi lebih dari 24.000 volume yang ditulis dalam bahasa Sanskerta, Urdu, Persia, Yunani, Latin, Arab dan Kashmir.

Kaisar Muslim ini juga mendirikan perpustakaan Fatehpur Sikri khusus untuk wanita, juga sekolah-sekolah untuk pendidikan Muslim dan Hindu di seluruh wilayah. 

Berkat Akbar, budaya Islam Persia mulai bergabung dan menyatu dengan unsur-unsur India asli, dan budaya Indo-Persia yang berbeda pun muncul melalui seni, lukisan, dan arsitektur gaya Mughal. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here