Masih Pandemi, Erdogan Larang Sahur dan Buka Puasa Bersama

53
Presiden Tuki, Recep Tayyip Erdogan (Foto: Aljazeera)

Muslim Obsession – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Senin (29/3/2021) mengumumkan pembatasan virus corona yang lebih ketat untuk diterapkan selama bulan puasa Ramadhan.

Selama Ramadhan, acara Iftar dan Sahur bersama akan dilarang di seluruh negara Turki. Iftar adalah makan malam di mana umat Islam berbuka puasa dan sahur adalah ketika orang berkumpul untuk makan saat fajar sebelum hari puasa lainnya.

Bulan suci Ramadhan mendatang akan dimulai pada pertengahan April dan akan menjadi yang kedua selama pandemi virus corona.

Selama Ramadan terakhir, 1,8 miliar Muslim berjuang untuk menjalankan tradisi agama di tengah masjid yang ditutup, jam malam akibat virus corona, dan larangan shalat berjamaah di sejumlah tempat.

“Restoran dan kafe tidak akan diizinkan untuk menawarkan layanan makan di dalam, hanya pengiriman dan pengantaran yang diizinkan,” kata Erdogan menurut kantor berita negara Anadolu.

Baca Juga: Erdogan Dinobatkan Sebagai Tokoh Muslim Global 2020

Penguncian akhir pekan penuh akan diberlakukan selama Ramadan di kota-kota dengan risiko virus corona tertinggi dan jam malam yang diterapkan antara pukul 9 malam dan 5 pagi di seluruh negeri akan berlanjut.

Erdogan menambahkan, jumlah provinsi berisiko tinggi bertambah menjadi 58, yang merupakan 80 persen dari jumlah penduduk.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here