Mahfud MD: Pemerintah Tak Membiarkan Pengkritik Tak Pakai Data

69
Menko Polhukam Mahfud MD

Jakarta, Muslim Obsession – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyatakan pemerintah sangat terbuka dengan masukan atau kritik dari masyarakat. Alias tidak anti kritik.

Mahfud bahkan menyatakan, pemerintah tidak boleh tertutup pada kritik. Dia justru mengaku senang jika ada kritik dari masyarakat. Karena kritik bisa menjadikan Indonesia lebih maju dan sehat dalam berdemokrasi.

“Karena bagi saya banyak kritik itu kerjaan jadi ada, tidak nganggur. Tetapi jangan pula diartikan bahwa kalau pemerintah terbuka terhadap kritik lalu tidak boleh menjawab, tidak boleh memberi kritik balik,” kata Mahfud dalam pidatonya pada acara Silahturahim Menko Polhukam dengan Senat Akademik dan Dewan Profesor Undip dan Forkopimda Jawa Tengah yang ditayangkan YouTube Undip TV Official, Jumat (22/10).

Dia mencontohkan kritik balik yang dilakukan pemerintah. Misal ada kritik yang masuk tetapi tanpa data yang valid. Wajar jika pemerintah membalas kritik dengan kritik. Namun sayang, balasan kritik itu kerap diartikan sebagai antikritik.

“Jangan kalau dikiritik ya diam, jangan represif orang ditindak, tapi juga meskipun membiarkan bukan berarti membiarkan orang mengkritik tanpa data, tanpa fakta yang masuk akal,” jelas Mahfud.

Mahfud pun menganggap yang terpenting adalah melihat Pancasila mempersatukan masyarakat untuk satu tujuan sama. Dengan hal tersebut dia yakin dapat melangkah bersama dengan pedoman hukum yang sama.

“Yang penting dari itu semua Pancasila itu menjadi menjalankan fungsi integratifnya pemersatu kita kemudian kita melangkah bersama dengan pedoman-pedoman hukum yang sama,” pungkasnya. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here