Lulusan Madrasah Aliyah Jadi Prioritas Rekrutmen Polri

1798
Komjen Idham Azis.

Muslim Obsession – Komjen Idham Azis berjanji akan memprioritaskan siswa-siswi yang memiliki keunggulan di bidang agama dalam perekrutan anggota Polri.

Demikian diungkapkan Idham saat uji keyalakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Kapolri di Ruang Komisi III DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (31/10/2019).

Pernyataan Idham muncul setelah disinggung anggota Komisi III Cucun Ahmad Syamsurijal yang menilai ada diskriminasi dalam proses rekrutmen. Menurut politikus PKB itu, selama ini lulusan Aliyah tidak disamakan dengan lulusan sekolah umum, meski sebenarnya sederajat.

Pada kesempatan itu Idham menegaskan bahwa siswa-siswi lulusan Aliyah atau mereka yang memiliki dasar agama kuat akan mendapat perhatian khusus dalam proses perekrutan anggota Polri.

“Kami rekrut yang punya keahlian mengaji, adzan, dan ceramah. Kami beri porsi khusus. Bahkan, dalam tes, dia tidak perlu sesempurna yang lain,” ujar Idham, dikutip dari Liputan6, Jumat (1/11/2019).

Ia menambahkan, memiliki kemampuan di bidang agama merupakan modal penting untuk bisa menjaga keamanan warga. Ini berlaku tidak hanya bagi yang beragama Islam, karena pendekatan itu diterapkan sesuai kondisi demografis daerah-daerah tertentu.

“Mereka nantinya akan menjadi babinkamtibmas yang adzan dan mengaji di kelurahan-kelurahan. Begitu juga dengan agama-agama lain, di NTT dan di Manado,” jelasnya.

Pola rekrutmen tersebut, jelas Idham, sebenarnya sudah berjalan lama. Hanya saja kegiatan tersebut jarang terekspos.

Selain menjaring lulusan berbasis keagamaan, Idham juga berjanji akan melakukan rekrutmen dari sekolah berbasis kejuruan. “Enggak cuma Aliyah, kta juga mulai rekrut SMK. Program ini sudah berjalan, cuma kurang publikasi,” pungkasnya. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here