Kopi Sehat UBM: Tidak Ada Hal Benar di Mata Orang-Orang yang Salah

516

Oleh: Ustadz Buchory Muslim (Ketua Lembaga Komunikasi dan Penyiaran Islam PP Parmusi, Direktur An-Nahl Institute Jakarta)

Suatu hari ada seorang anak muda yang datang kepada guru bijak dan bertanya: “Guru mengapa ya kok ada orang yang kerjanya setiap hari itu menghujat orang lain dengan kata-katanya yang pedas dan kasar? Mengapa saya tidak pernah mendengar sekalipun ia memuji orang lain, kalaupun memuji itu malah bentuknya seperti sindiran yang menyakitkan.”

Dengan lembut sang guru bijak berkata: “Begini, ya Nak. Jika kamu hanya punya gula maka yang kamu bisa berikan pada orang lain itu ya gula yang manis. Begitupun jika kamu cuma punya sambal, yang kamu bisa berikan kepada orang lain itu ya cuma sambal yang pedas.

Jadi jika ada orang yang selalu berkata-kata pedas pada orang lain, mungkin yang dia punya ya cuma itu. Dan tidak ada yang lainnya lagi yang bisa dia berikan kepada orang lain.

Nah pertanyaannya, kamu sendiri sekarang punya apa yang ingin kamu bagi dan berikan kepada orang lain? Kata-kata yang manis atau yang pedas? Karena sesungguhnya kamu tidak bisa membagi atau memberi apa yang kamu tidak miliki dalam diri dan pikiran kamu.”

Anak muda itu tiba-tiba saja terdiam. Ia merenungkan apa yang baru saja didengarnya dari sang guru yang bijak. Ia berusaha bertanya pada batin kecilnya, terutama pada bait: “Nah pertanyaannya, kamu sendiri sekarang punya apa yang ingin kamu bagi dan berikan kepada orang lain?”, “Kata-kata yang manis atau yang pedas?”, “Karena sesungguhnya kamu tidak membagi atau memberi apa yang kamu tidak miliki dalam diri dan pikiran kamu.”

RENUNGANNYA:

Bersihkan HATI dan PIKIRANmu dari Rasa IRI, BENCI, DENGKI dan DENDAM, Maka semuanya akan mengalir, terimplementasi dengan sendirinya tanpa paksaan, tanpa kemunafikan sekalipun. Jalani semuanya dengan ikhlas dan sabar.

والله أعلم وبارك الله فيكم

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here