Kisah Seorang Yahudi yang Menagih Hutang Kepada Nabi

3650

Muslim Obsession – Seorang Yahudi pernah meminjamkan uang kepada Nabi Muhammad Saw. sejumlah beberapa dinar. Hingga suatu hari, ketika Nabi Saw. melewati sebuah jalan, tiba-tiba orang Yahudi itu mencegat beliau.

“Aku tidak akan membiarkanmu meneruskan perjalanan sampai engkau membayar hutang,” ucapnya kepada Nabi.

Namun Nabi Saw. mengatakan kepadanya bahwa beliau belum bisa membayar hutang karena tidak mempunyai uang.

“Kalau begitu, aku juga tidak akan membiarkanmu meneruskan perjalananmu,” kata orang Yahudi tersebut. Maka Nabi berkata, “Kalau begitu, aku akan duduk bersamamu di sini.”

Panas matahari semakin terik membakar kulit Rasulullah. Di tempat itu, telah berkumpul beberapa orang sahabat yang menyaksikan kejadian ini. Mereka memutuskan untuk memberi “pelajaran” kepada orang Yahudi.

Namun Rasulullah melarangnya, bahkan memerintahkan para sahabat untuk pergi. Meski cuaca semakin panas, beliau tetap sabar dan berdiam diri sampai mengerjakan shalat lima waktu.

Para sahabat semakin geram, mereka mulai mengancam orang Yahudi itu atas perbuatannya yang dianggap telah menzalimi Rasulullah.

Melihat hal itu Nabi berkata, “Apa yang kalian lakukan pada dirinya?” Mereka menjawab, “Ya Rasulullah, orang Yahudi itu tengah menahanmu?”

Nabi Saw. menjawab, “Sesungguhnya Allah Swt. tidak mengutusku untuk menzalimi orang yang telah terikat perjanjian atau lainnya.”

Menyaksikan kejadian itu, orang Yahudi itu berkata, “Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah. Aku juga bersaksi bahwa Muhammad adalah Rasul-Nya. Separuh hartaku aku  infakkan di jalan Allah.”

Mendengar ucapan orang Yahudi itu, semua sahabat terkejut.

“Demi Allah, sungguh apa yang telah kulakukan padamu hanyalah untuk melihat sifat-sifatmu dalam Taurat. Di sana tertulis bahwa Muhammad bukanlah orang yang kasar tutur katanya. Juga bukan orang yang berkata keji dan kotor.” (Vina)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here