Kiai Said: PBNU Bantu Penanganan Covid Rp600 Miliar

92
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj.
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj.

Jakarta, Muslim Obsession – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Utama ( PBNU) Said Aqil Siradj menyatakan, sejak awal PBNU menyatakan bahwq Covid-19 adalah virus yang berbahaya dan bukan bagian dari konspirasi.

Karena itu, NU kata dia siap membantu pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19. Hal itu disampaikan Said saat menyampaikan sambutan dalam rangka harlah NU ke-98 yang digelar secara virtual, Sabtu (27/2/2021).

Ia mengatakan, NU memiliki Satgas Covid-19 dan ikut menyalurkan bantuan sebesar Rp 600 miliar.

“Kami siap untuk mensukseskan program dalam Covid-19 ini. Kami dapat bantuan dari Taiwan, dari Singapura, dari Koran Kompas, dari Kedubes Saudi, dari DPR dari BIN dan lainnya dan walhasil kalau diuangkan sampai 600 miliar,” kata Said.

Kendati dalam penanganan Covid-19, ia menambahkan, masih banyak kekurangan yang dimiliki pemerintah. Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki kewajiban dalam memelihara kesehatan masyarakat.

“Bagaimanapun ada niat sungguh dari pemerintah untuk mengatasi segera, mengatasi wabah ini,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Said mengaku bersyukur dengan peringatan harlah NU kali ini.

“Dalam harlah yang ke 98 Hijriyah ini, artinya kita akan menyongsong genap 100 tahun dengan hitungan hijriah NU telah berdiri,” kata Said.

Ia mengatakan, seiring berjalannya waktu, tantangan yang dihadapi NU semakin tajam dan berat baik yang bersifat agama, sosial, kemasyarakatan dan politik.

Oleh karenanya, ia meminta NU merapatkan barisan agar dijauhkan dari perpecahan.

“Jadi dijauhilah dari perpecahan, dijauhkan dari perselisihan, beda pendapat boleh, tapi beda pendapatan yang berat,” ujarnya. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here