Kiai Ma’ruf Dipilih Sebagai Penghormatan Terhadap Ulama

437
Maruarar Sirait
Maruarar Sirait hadir diacara festival kebudayaan kuda renggong, Sumedang. Foto/JPNN.

Sumedang, Muslim Obsession – Politikus muda PDI Perjuangan Maruarar Sirait mengatakan, dipilihnya Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin sebagai pendamping Joko Widodo (Jokowi) sudah melalui proses pertimbangan yang matang. Ia menepis masuknya nama Ma’ruf justru sebagai jebakan batman.

Hal itu disampaikan Ara panggilan Maruarar saat menghadiri festival seni dan budaya Sunda bertema Atraksi Kuda Renggong Menggetarkan Dunia di alun-alun Sumedang, Minggu (12/8/2018). Arar menjelaskan, dipilihnya Ma’ruf tidak lain merupakan bentuk penghormatan terhadap ulama.

“Ada yang bilang jebakan Batman, saya kira itu salah sekali. Pak Jokowi memilih Kiai Ma’ruf Amin, tokoh muslim yang luar biasa, dia sangat senior,” tuturnya.

Ara yang juga menjabat anggota DPR ini mengajak Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dan masyarakat untuk ikut memenangkan Jokowi-Mar’ruf sebagai presiden dan wakil presiden terpilih pada Pilpres 2019 mendatang.

“Kami tentu akan memenangkan Jokowi pada waktunya, menang di Jawa Barat dan Indonesia. Saya pikir di Jawa Barat, banyak pengembangan telah dilakukan oleh Jokowi,” ujar Ara.

Menurut Ara, selama hampir empat tahun ini Jokowi sudah membuktikan kinerjanya. Manfaat capaian kerja Jokowi juga sudah dirasakan masyarakat Sumedang dan Jawa Barat. Karenanya ia berharap masyarakat Sumedang tidak ragu untuk memilih Jokowi.

Sedangkan Dony Munir mengaku bangga karena Presiden Jokowi menggandeng Kiai Ma’ruf Amin sebagai cawapres. Politikus PPP itu merasa punya tanggung jawab untuk memenangkan Kiai Ma’ruf yang bukan hanya memimpin MUI tapi juga menjadi rais aam Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU).

“Dia (Ma’ruf, red) adalah pemimpin besar NU. Sebagai kader NU memiliki tanggung jawab moral untuk menang,” jelasnya. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here