Keren! Siswa Madrasah Teliti Cara Sehat Awetkan Daging Sapi

109

Muslim Obsession – Siswa MTsN 1 Kota Malang meneliti cara sehat mengawetkan daging sapi. Penelitian yang dilakukan para siswa madrasah ini mengambil tema “DIMITRI (Smart and Active Edible Coating): Utilization of Lactic Acid Bacteria (LAB) from White Cabbage Heads(Brassica olearacea L. Var Capitata) and Brazilin Compounds (C16H14O5) to Extend the Shelf Life of Fresh Meat”.

Penelitian ini dilakukan oleh lima siswa MTsN 1 Kota Malang, yaitu: Hasna Febriana Syukurillah, Ain Nur Azizah Putri Harsya, Dania Wijayanti, Nahda Nur Handwiyan Widiastuti, dan Briliana Alya Nafisa. Menurut Hasna, DIMITRI merupakan smart dan active edible coating. DIMITRI berbahan dasar kayu secang yang mengandung senyawa brazilin sebagai smart coating dan berfungsi untuk mendeteksi tingkat keasaman (pH) dari daging.

“Kami mengkombinasikannya dengan active coating yang berbahan dasar krop kubis putih karena mengandung Bakteri Asam Laktat (BAL) sebagai antibakteri,” terang Hasna di Malang, Jumat (25/9) dilansir Kemenag.

Pada penelitian ini, kata Ain Nur Azizah, mereka ingin membuat suatu yang baru yang efektif dan efisien dalam mendeteksi tingkat keasaman daging. Caranya, dengan menggabungkan smart dan juga active edible coating. Pada penelitian sebelumnya, mereka hanya menggunakan active coating atau hanya menggunakan smart coating, atau tidak sama sekali.

“Pada penelitian ini, kami membuat 9 sampel kombinasi dengan 3 kali pengulangan. Dari beberapa pengujian didapatkan hasil terbaik yaitu samapel A3B2, yang terdiri dari 6% senyawa brazilin dan 8% bakteri asam laktat,” jelas Azizah.

Dania Wijayanti menambahkan, kelebihan dari penelitian ini adalah prosesnya lebih ekonomis serta mudah diproduksi dan diaplikasikan. Temuan penelitian ini juga dapat memperpanjang lama umur simpan daging hingga 10 hari.

Hal senada disampaikan Nahda. Menurutnya, dengan temuan ini, masyarakat bisa mengawetkan daging sapi dengan lebih higinis. “Sehingga, ketika dikonsumsi juga akan lebih aman,” terangnya.

Menurut Briliana, temuan ini juga memberikan alternatif baru yang inovatif dan aplikatif bagi masyarakat, karena dapat meningkatkan daya umur simpan daging sapi.

Kepala MTsN 1 Kota Malang mengatakan, penelitian ini telah diikutkan dalam Indonesia International Invention Festival (I3F) 2020. “Alhamdulillah mereka mendapatkan medali emas,” tandasnya.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here