Kerap Dengar Suara Azan, Nenek 80 Tahun Ini Akhirnya Masuk Islam

262

Jakarta, Muslim Obsession – Hidayah datang kepada siapa saja yang Allah kehendaki, dan tidak ada satu pun bisa yang bisa menghalanginya. Karenanya, banyak cerita tentang alasan kenapa orang yang masuk Islam atau mualaf dengan pengalaman batiniahnya masing-masing.

Seperti yang dirasakan seorang wanita yang berdomisili di Inggris ini. Wanita yang sudah tak lagi muda ini atau tepatnya berusia 85 tahun memutuskan untuk menjadi mualaf. Tak ada yang menyangka disisa masa hidupnya, ia justru memilih Islam sebagai agama barunya. Ini adalah nikmat besar yang Allah berikan kepadanya.

Setelah memutuskan masuk Islam, wanita yang awalnya memiliki nama Maria Revert ini lalu mengubah namanya menjadi Mariam. Ia pun juga menceritakan bagaimana awal mulanya memeluk agama Islam. Wanita bermata indah itu pun membagikan kisahnya lewat Instagram @mariam_revert.

Di media sosial itulah dirinya membagikan momen dirinya belajar mengenal Islam dan menceritakan bagaimana dirinya akhirnya menjadi mualaf dibantu seorang teman.

Dalam unggahannya tampak video pertama kalinya Mariam mengucap dua kalimat syahadat di Redbridge Islamic Center (RIC), Inggris pada 19 Desember 2019 lalu.

Menurut Mariam, saat itu ia ingin mengunjungi masjid dan nekat ke sana seorang diri. Begitu sampai di masjid, tiba-tiba kakinya terasa seperti tidak bisa bergerak. Hal itu lantaran dirinya merasa takut jika tidak diterima oleh umat Islam yang lain.

Namun akhirnya Mariam menemui seorang wanita Muslim di sana. Ia pun masuk dan melihat apa yang sedang muslim lakukan di dalam masjid. Wanita itu pun memberi penjelasan tentang apa yang sedang dilakukan di dalam masjid.

Wanita itu kemudian menjelaskan mengapa semua umat Islam duduk dan salat menghadap ke arah Kakbah. Setelah memperhatikan dan merasakan pengalaman berada di dalam masjid, Mariam bertanya bagaimana jika ia hendak menjadi seorang Muslim. Mariam diberitahu untuk mengucap dua kalimah syahadat.

Suka dengan Suara Azan

Mariam akhirnya mengucapkan dua kalimat syahadat dalam bahasa Inggris dan Arab. Ia dibantu oleh seorang ustadz dan beberapa wanita lainnya.

Mariam diketahui hidup seorang diri dan tidak mempunyai keluarga sejak dilahirkan. Meskipun tidak mendapat kasih sayang dari seorang ibu dan ayah, Mariam adalah orang yang pekerja keras.

Dari laman Instagram miliknya, ia kini tengah rajin belajar bahasa Arab dan menghafal ayat-ayat suci yang terkandung dalam Al Quran. Selain itu, hari-harinya dihabiskan berada di masjid.

Mariam mengaku awal tertarik hatinya untuk masuk Islam karena kerap mendengar lantunan azan yang merdu. Bahkan sebelun masuk Islam, ia kerap dan suka mendengarkan azan. Ia juga gemar menghadiri salat secara berjamaah di masjid walaupun berada di usia yang tak lagi muda. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here