Kemenag Gelontorkan Bantuan 1,35 Miliar Rupiah untuk 27 Gereja di Papua

334
Pemerintah beri bantuan dana untuk gereja di Papua (Foto: Kemenag)

Jayapura, Muslim Obsession – Pemerintah melalui Direktorat Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama kembali menggelontorkan dana bantuan bagi gereja di Papua. Pemberian dana ini dilakukan oleh Kepala Kanwil Kemenag Papua Amsal Yowei,di Jayapura, Papua.

“Dalam upaya membangun tempat ibadah yang layak dan baik bagi umat ini, selain kemampuan swadaya, jemaah juga membutuhkan dukungan berbagai pihak termasuk pemerintah,” kata Kakanwil Amsal Yowei, Senin (23/9) seperti dilansir Kemenag.

Bantuan total sebesar 1,35 miliar rupiah yang digelontorkan kali ini, diperuntukkan bagi 27 gereja, dengan masing-masing memperoleh sebesar 50 juta rupiah. Amsal Yowei mengungkapkan, ini  adalah kali ketiga penyerahan bantuan operasional diserahkan bagi gereja di Bumi Cendrawasih ini.

“Sebelumnya, di tahun ini kita telah menyerahkan bantuan bagi gereja sebesar satu miliar rupiah. Sehingga total hingga September 2019 ini, total bantuan yang telah disalurkan sebesar 2,35 miliar rupiah,” jelas Amsal.

Bantuan ini diharapkan Amsal dapat menjadi stimulus bagi pihak-pihak lain untuk turut serta membantu pembangunan rumah-rumah ibadah di Papua. Lebih lanjut, Amsal menyampaikan, sebagai penerima bantuan, pihak gereja juga bertanggungjawab untuk melaporkan penggunaan dana bantuan tersebut.

Menurutnya, bantuan pemerintah melalui Kemenag ini tidak hanya diperuntukan bagi umat Kristen saja, tetapi juga bantuan bagi semua agama, Islam, Katolik, Hindu, dan Buddha.

“Kita diaudit Inspektorat Jenderal Kemenag. Walaupun nilainya tidak besar, tetap harus dipertanggungjawabkan . Jika tidak, maka itu akan menjadi temuan,” ujar Kakanwil.

Pada kesempatan ini 27 gereja penerima bantuan berasal dari Kota Jayapura 13 gereja, Kabupaten Jayapura empat gereja, Kabupaten Kepulauan Yapen tiga gereja, serta Kabupaten Mimika, Kabupaten Merauke, Kabupaten Mamberamo Raya, Kabupaten Deyai, Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Jayawijaya, dan Kabupaten Keerom masing-masing 1 gereja.

Salah satu pimpinan gereja penerima bantuan, Ketua Bakal Klasis Muara Tami Moses Pulalo M.Th., menyampaikan rasa terima kasih atas nama pimpinan dan jemaat, kepada pemerintah.

Ia juga menyampaikan harapan bantuan ini dapat lebih menjangkau gereja-gereja di Kabupaten dan tempat yang berada di pinggiran, dan memiliki kemampuan swadaya yang lebih rendah dibanding gereja di daerah perkotaan.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here