Kalangan Millenial dan Gen Z Anggap Agama Penting dalam Kehidupan

433
generasi milenial (Foto: Istimewa)

Jakarta, Muslim Obsession – Meskipun hidup dalam gaya modern, kalangan millenial dan gen z ternyata tetap memandang penting peran agama dalam kehidupan sehari-sehari.

Setidaknya, menurut Pendiri Alvara Research Center, Hasanuddin Ali, sejumlah 90% kalangan millenial dan gen z menganggap agama penting dalam kehidupan sehari-hari. Angka itu sama dengan yang terjadi di Malaysia, Pakistan, dan Mesir.

Karena itulah, tokoh-tokoh agama atau lembaga-lembaga agama dituntut berperan lebih untuk menciptakan iklim yang produktif, utamanya di dunia sosial media.

Dia menambahkan, agenda mengarusutamakan narasi lain yang lebih produktif di sosial media ini sangat penting. Menurutnya, Muslim di masa mendatang akan didominasi kalangan usia produktif.

Maka, kata dia, memunculkan lingkungan media sosial yang produktif juga sangat penting karena millenial atau generasi setelahnya terkenal sangat bergantung pada dunia digital.

Sedangkan, menurut Pendiri Media Kernels Indonesia (Drone Emprit), Ismail Fahmi, narasi atau perbincangan yang hadir di media sosial Indonesia, khususnya twitter, menceminkan kondisi yang kurang sehat.

Sekalipun tema ekonomi masih menjadi pembahasan paling menonjol, namun pembahasan mengenai khilafah dan radikalisme berada di posisi ke dua dan ke tiga sebelum disusul tema pendidikan. Ini mengindikasikan bahwa perbincangan umat tidak terlalu produktif.

Hal itu disampaikan Ismail Fahmi saat memberikan pemaparan dalam FGD Pra Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) Ke-7 tema Media dan Pers di Gedung MUI Pusat, Jakarta, Selasa (21/1/2020) sebagaimana dirilis MUI.

“Kalau kita lihat, bahkan pada isu yang sangat penting pun seperti pendidikan tidak banyak, ini akibatnya publik hanya diajak membicarakan tentang itu-itu saja, ketika ada narasi radikalisme khilafah dan lainnya, tidak perlu dilawan, cukup dibuat narasi tandingan yang produktif bagi umat, umat Islam Indonesia harus membicarakan narasi besar yang bagus untuk bangsa yang produktif,” katanya. (Vina)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here