Kadaker Airport Cek Sampel Konsumsi Jamaah di Bandara

410
Kadaker Airport saat mengecek sampel konsumsi jamaah di Bandara (Foto: PHU)

Jeddah, Muslim Obsession – Sejak tahun beberapa tahun terakhir, jamaah haji Indonesia menerima konsumsi di Bandara King Abdul Aziz Jeddah. Jamaah haji gelombang kedua yang mendarat di Jeddah dan jamaah haji gelombang satu yang pemulangannya melalui Jeddah akan menerima konsumsi tersebut.

Menu konsumsinya berupa nasi putih, oseng-oseng kacang panjang/kapri/wortel, ayam goreng. Semuanya disajikan dalam keadaan hangat. Masih pula ditambah dengan apel, pudding, dan air putih dua botol masing-masing ukuran 330 mililiter.

Dalam kemasannya juga dilengkapi saus, sendok, garpu, pisau, sendok puding, tisu kering, dan tisu basah. Meskipun pisaunya berbahan plastik, saat digunakan mengupas dan memotong apel dapat berfungsi dengan baik.

Guna menjamin kualitas menu yang disajikan kepada jamaah haji, dua perusahaan katering yang melayani konsumsi jamaah haji secara rutin mengirimkan sampel ke kantor Daker Airport. Tidak jarang Arsyad Hidayat, Kepala Daerah Kerja Airport yang juga merupakan Kepala Seksi Pelayanan Katering Haji Kementerian Agama, mencoba menu katering tersebut.

“Setiap hari dikirimkan dua paket menu jamaah haji dari masing-masing dapur katering. Kami selalu berikan masukan agar kualitas menu tetap terjaga,” kata Arsyad saat mencicipi ayam goreng di hadapan Kepala Juru Masak dari dapur Bobsait di bandara Jeddah, Selasa (31/7/2018).

Arsyad juga menuturkan bahwa sayuran terlalu matang. Dia meminta pemasakan dan pengemasan memperhatikan suhu optimal agar sayuran tetap segar saat dinikmati jamaah. Kualitas nasi dan hasil penggorengan ayam juga tidak luput dari penilaian Arsyad.

“Nasinya sudah bagus, tapi ayamnya kurang crispy pada bagian luarnya dan masih ada bagian daging ayam yang tidak tertutup tepung. Saya minta supaya diperbaiki. Untuk rasa sudah cukup enak,” ujar alumnus santri di Pondok Pesantren Al-Fatah Banjarnegara ini, seperti dilansir PHU, Rabu (1/8)

Pemeriksaan langsung ke dapur katering juga rutin dilakukan, selain uji coba menu. Kepala Seksi Katering Daker Bandara, Sukaidi bersama anggota timnya yang visitasi dapur katering. Sukaidi memang petugas haji yang cukup berpengalaman mengurus katering jamaah haji. Sejak tahun 2009 Sukaidi selalu bertugas mengawasi penyedia menu jamaah haji baik di Bandara maupun di Makkah dan Madinah.

“Tentu bukan hanya kualitas menu yang kami kontrol. Pak Sukaidi dan anggotanya selalu mengecek proses penyimpanan bahan baku, cara memasak, pengemasan, dan pola distribusinya,” tegas Arsyad.

Selama fase kedatangan di Bandara Jeddah, jamaah haji akan menerima konsumsi di dalam bus. jamaah dapat menikmati menu ini dalam perjalanan menuju ke Makkah yang berjarak sekitar 80 kilometer dari Jeddah atau hampir 2 jam perjalanan. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here