Kabar Gembira, Jamaah Non Umrah Diperbolehkan Thawaf

55
Hajj
Ilustrasi: Jamaah haji saat thawaf. (Foto: AP)

Muslim Obsession – Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman telah mengeluarkan perintah untuk mengizinkan jamaah selain jamaah Umrah untuk mengelilingi Ka’bah (thawaf) Suci mulai Kamis (25/11/2021).

Ikon baru berjudul “Tawaf” juga telah ditambahkan pada aplikasi Eatmarna untuk memfasilitasi janji temu untuk kinerja tawaf untuk non-Umrah.

Hal ini diumumkan oleh Hani Haider, juru bicara Kepresidenan Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci.

Dikatakannya, lantai satu Masjidil Haram telah disisihkan untuk melakukan thawaf bagi jamaah non-umrah. Kepresidenan telah menetapkan tiga slot waktu untuk pelaksanaan thawaf jamaah.

“Kepresidenan bekerja sama dengan instansi terkait lainnya di Masjidil Haram telah menyelesaikan persiapan penerimaan jamaah yang ingin melakukan thawaf di lantai satu Masjidil Haram selama tiga periode: dari pukul 07.00 hingga 10.00 pagi; dari pukul 9:00 hingga 11:59 malam; dan dari pukul 12:00 hingga 3:00 dini hari,” katanya, dilansir Saudi Gazette.

Ia mencatat bahwa semua layanan akan diberikan kepada para jamaah termasuk distribusi air Zamzam, sterilisasi terus menerus, dan memfasilitasi masuk dan keluar ke lantai pertama Grand Masjid.

Kementerian Haji dan Umrah mengumumkan bahwa jamaah non-Umrah dapat memesan janji untuk tawaf melalui layanan yang diluncurkan pada aplikasi Eatmarna yang diperbarui efektif mulai Kamis.

Haider mengatakan bahwa kapasitas penuh lantai pertama mataf (area melingkar di sekitar Ka’bah Suci) akan digunakan untuk memastikan kelancaran arus pergerakan dan penerapan tindakan pencegahan terhadap virus corona.

Langkah baru ini sejalan dengan penerapan arahan Raja Salman baru-baru ini untuk mengizinkan penggunaan kapasitas penuh Masjidil Haram bagi para peziarah dan jamaah.

Jamaah umrah diharuskan memakai masker setiap saat ketika mereka berada di dalam Masjidil Haram dan halamannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here