Jusuf Kalla Raih Gelar Doktor Kehormatan dari UIN Alauddin Makassar

794
JK
Wakil Presiden RI, M. Jusuf Kalla.

Makassar, Muslim Obsession – Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, mendapatkan gelar Doktor Kehormatan dari Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar. Penganugerahan diserahkan dalam Sidang Senat Luar Biasa di Auditorium Kampus 2 UIN Alauddin Makassar, Kamis (25/1/2018).

Penganugerahan Doktor Kehormatan kepada Jusuf Kalla disaksikan Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin, Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Kapolda, Danrem, Konjend Australia di Makasaar, Dirjen Pendis Kemenag, Dirjen Bimas Kemenag, Forum Rektor Perguruan Tinggi Negeri/Swasta dan Muspida Pemprov Sulsel dan Kankanwil Kemenag Sulsel.

Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Musafir Pababbari mengatakan, penganugerahan gelar Doktor Kehormatan yang diberikan kepada Wapres Jusuf Kalla menjadi momen bersejarah dalam perjalanan UIN Alauddin Makassar yang tahun ini memasuki usia ke-53 tahun.

Menurutnya, dari delapan gelar kehormatan yang diberikan kepada putra terbaik bangsa asal Makassar ini, tidak ada satupun yang berasal dari Perguruan Tinggi Islam Negeri. Demikian dilansir laman Kemenag.

“UIN Alauddin Makassar menjadi Universitas Islam pertama di Indonesia yang menganugerahi Doktor Kehormatan ke-9 kepada H.M Jusuf Kalla. Saya mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada Wapres Jusuf Kalla yang telah bersedia menerima gelar Doktor Kehormatan dari UIN Alauddin Makassar dalam bidang Sosiologi Agama,” ujar Musafir.

Pada kesempatan itu, Rektor juga berterima kasih kepada Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, karena telah memudahkan proses administrasinya.

“Begitu juga ucapan terima kasih kepada Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin yang telah memudahkan proses administrasi pemberian rekomendasi gelar Doktor Kehormatan ini,” sambung Musafir yang juga Ketua Tim Promotor pemberian gelar Doktor Kehormatan kepada Jusuf Kalla.

Musafir menjelaskan, pemberian gelar Doktor Honoris Causa kepada Jusuf Kalla dalam bidang Sosiologi Agama tidak lahir begitu saja melainkan, tapi melalui kajian mendalam dan proses akademik serius.

Menurutnya, argumentasi akademik yang tak terbantahkan dan tidak perlu diragukan lagi yakni peran Jusuf Kalla dalam menciptakan perdamaian di daerah konflik seperti Ambon, Poso, dan Aceh.

“Agama menurut Jusuf Kalla adalah sumber inspirasi kerukunan. Agama mengajarkan perdaman serta menganjurkan pentingnya membangun harmoni antar umat yang berbeda,” ujarnya. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here