Jokowi: MTQ Tak Sebatas Lomba Baca Al-Quran

56

Jakarta, Muslim Obsession – Presiden Joko Widodo atau Jokowi membuka acara Musabaqah Tilawatil Quran ( MTQ) Nasional ke-28 yang digelar di Stadion Utama, Padang Pariaman, Sumatera Barat secara virtual, Sabtu (14/11/2020) malam.

Presiden mengingatkan bahwa MTQ tidak hanya untuk berlomba membaca Al-Quran, tetapi lebih dari itu, MTQ sebagai ajang mencintai dan membumikan Kitab Suci serta meningkatkan kesadaran beragama yang lebih humanis dan terbuka.

“MTQ tidak semata-mata wahana untuk berlatih dan berlomba membaca Al-Quran. Tetapi jalan untuk mengedukasi umat untuk semakin mencintai dan membumikan Al-Quran, meningkatkan kesadaran beragama yang lebih humanis dan terbuka,” kata Jokowi.

Jokowi mengatakan, MTQ merupakan wujud penegakkan syiar Islam untuk memperkokoh nilai-nilai agama dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat dan berbangsa.

Bagi Muslim, Jokowi melanjutkan, Al-Quran adalah sumber petunjuk dan pedoman hidup yang aktual sepanjang masa. Al-Quran selalu bisa menjadi pegangan hidup.

Menururtnya, Al-Quran berisi nilai-nilai luhur universal yang sejalan dengan fitrah manusia yang adil. Al-Quran juga mengajak semua manusia untuk bekerja sama dalam ketaqwaan dan kebaikan.

Dalam menjalankan amanat Al-Quran, kata Jokowi, Muslim patut meneladani pribadi Nabi Muhammad Saw, kepribadian dengan kemuliaan akhlak yang bersumber dari Kitab Suci Islam.

“Kepribadian Nabi Muhammad SAW menebarkan kasih sayang dan menjauhkan diri dari perkataan serta perbuatan yang menyakiti sesama. Kita semua sebagai umatnya harus meneladani kemuliaan akhlak nabi tersebut,” ujar Jokowi.

Jokowi menyebut MTQ merupakan bentuk dakwah untuk menyempurnakan akhlak kaum muslimin dan muslimah.

Pemahaman keislaman yang semakin baik, kata dia, bukan hanya memperkuat jati diri seorang muslim dan muslimah, tetapi juga memperkokoh semangat ukhuwah seperti yang diajarkan Rasulullah, baik ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, maupun ukhuwah insaniah.

Jokowi meminta agar semangat persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama sebagaimana dicontohkan Nabi Muhammad Saw dijadikan menjadi semangat Indonesia di masa pandemi seperti sekarang ini.

Umat diminta untuk ikhlas dan saling membantu tanpa melihat perbedaan suku, agama, dan kelompok. Berbagi menjadi penting untuk meringankan beban saudara yang mengalami kesulitan.

“Saya yakin dengan pertolongan Allah SWT dan ikhtiar kita bersama bangsa Indonesia bisa hadapi ujian yang berat ini bisa segera pulih dan bangkit kembali,” kata Jokowi.

Dalam kesemparan yang sama, Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan, MTQ tahun 2020 merupakan membutuhkan kesungguhan perencanaan dan pelaksanaan karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19.

“Komitmen dan kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan di semua lini semoga menjadi ikhtiar maksimal membawa sukses penyelenggaraan MTQ Nasional ke-28,” kata dia.

Adapun MTQ Nasional ke-28 ini diikuti oleh 1.476 peserta dari 32 provinsi di Indonesia. MTQ berlangsung selama 12-21 November 2020.

Terdapat delapan cabang lomba yang digelar di 12 lokasi di Kota Padang. MTQ Nasional tahun ini merupakan yang kedua digelar di Sumbar setelah sebelumnya digelar tahun 1983 di Padang. (Albar)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here