Jodoh Itu Rezeki, Begini Cara Mendapatkannya!

164
Prof. Quraish Shihab dan Najwa Shihab dalam Shihab & Shihab.

Muslim Obsession – Rezeki itu harus dipahami sebagai pemberian Allah subhanahu wa ta’ala yang bukan hanya berbentuk uang atau materi.

Disebut rezeki juga adalah teman yang baik, pekerjaan yang cocok, lingkungan yang menyenangkan dan lain sebagainya, termasuk juga jodoh.

Lalu, bagaimanakah mendapatkan rezeki? Tentunya, termasuk juga bagaimana mendapatkan jodoh pendamping hidup?

Ulama ahli tafsir Al-Quran, Prof. Quraish Shihab mengatakan, terdapat ayat Al-Quran yang disebut sebagai jaminan Allah tentang rezeki yang diberikan kepada setiap makhluk-Nya. Kutipan ayat tersebut adalah:

وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا

Artinya: Dan tidak ada suatu makhluk yang bergerak di bumi kecuali Allah jamin rezekinya… (QS. Huud: 6)

“Kuncinya di mana? Bergerak! Kalau Anda tidak bergerak, Allah tidak jamin rezeki Anda,” ujar Prof. Quraish dalam Shihab & Shihab yang diunggah Najwa Shihab.

Kendati demikian, menurut mantan Menteri Agama itu, ada kelompok yang ekstrim dalam memahami persoalan ini.

Mereka berpendapat bahwa berusaha atau tidak berusaha Anda akan tetap dapat rezeki seperti halnya burung. Di pagi hari burung itu terbang dan dapat rezekinya, ia baru pulang ke sangkarnya dalam keadaan kenyang.

Dijawab oleh kelompok lain, burung itu bergerak. Jika ia tetap berada di dalam sangkarnya, mana mungkin ia mendapat rezeki.

“Jadi kunci pertama, bergeraklah secara positif,” tegasnya.

Lalu, bagaimana jika seseorang sudah merasa bekerja keras, namun ia tetap tidak diberikan rezeki? Sementara ia melihat orang lain yang tidak bekerja keras tapi Allah berikan rezeki yang berlimpah.

Prof. Quraish mengatakan, orang tersebut tidak menyadari bahwa ia sesungguhnya telah mendapatkan rezeki yang banyak.

“Rezeki itu kan persoalan kepuasan hati. Kalau Anda tidak puas, pasti Anda merasa kekurangan. Tetapi kalau Anda bandingkan dengan orang yang ada di bawah Anda, pasti Anda merasa puas,” terangnya.

Oleh karenanya, syukurilah yang sedikit agar Allah memberi Anda yang banyak. Boleh jadi yang Allah berikan bukan materi, tetapi ketenangan batin, itu jauh lebih mahal.

Prof. Quraish menegaskan bahwa jangan percaya sepenuhnya jika rezeki akan datang dengan sendirinya. Karena kita juga perlu menjemput rezeki.

“Pemuda-pemuda jangan menunggu jodoh. Cari jodohmu dengan cara-cara yang dibenarkan Allah. Jodoh itu rezeki. Cari simpati, berdandan yang baik, berilmu tinggi biar orang senang pada Anda,” tandasnya. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here