JK Sebut 50 Negara Islam Sarat Konflik

347
Wakil Presiden Jusuf Kalla (Foto: Katadata)

Surakarta, Muslim Obsession – Negara Islam kini tengah mengalami konflik akibat masalah ketiadakdilan. Karenanya, Indonesia disebut perlu menyelesaikan masalah itu lebih dulu, contohnya, lewat jalur pendidikan dan gerakan sosial.

Hal tersebut dikatakan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) saat menghadiri acara Milad Muhammadiyah ke-106 di Puro Mangkunegaran Surakarta, Ahad (18/11/2018).

“Semua merasa sedih melihat keadaan negara-negara Islam dewasa ini, dan sekitar 30 persen dari 50 negara Islam di dunia ini penuh dengan konflik,” katanya.

Negara-negara Islam di dunia tersebut seperti Irak, Syria, Afghanistan, Libya, Pakistan.

“Kita merasa bersyukur bangsa ini, dahulu banyak konflik tetapi bisa terselesaikan dengan baik,” ucapnya.

“Intinya adalah keadilan. Seperti di Aceh, Poso, Ambon, Kalimantan, Papua, Pulau Jawa dahulu DI/TII. Semua karena ketidakadilan. Hal ini, inti upaya-upaya keadilan yang harus kita laksanakan,” tambahnya.

JK pun mendorong semua pihak untuk memajukan bangsa ini, baik dalam bidang ekonomi, sosial, dan politik.

Ia juga menyoroti peran Muhammadiyah dalam bidang sosial, ekonomi dan pendidikan. Menurutnya, hal ini perlu didukung terutama dalam menghadapi persaingan dengan negara lain.

Wapres juga menyebut Muhammadiyah sudah “beramal soleh, ibadah, usaha kepada bangsa” selama 106 tahun keberadaannya di Indonesia.

“Saya yakin Muhammadiyah mempunyai saham yang besar dalam upaya itu, karena begitu banyak pendidikan dan usah-usaha lainnya yang mewarnai bangsa ini. Upaya-upaya seperti itu, untuk mempersatukan bangsa ini ke depan. Bagaimana meningkatkan kemakmuran untuk bangsa ini, apa yang dilakukan Muhammadiyah suatu manajemen yang luar biasa,” tuturnya. (Bal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here