Jamaah yang Dicurigai Terkena Covid-19 Tidak Diizinkan Masuk Masjidil Haram

57
Potret Kabah (Photo: Arab News)

Makkah, Muslim Obsession Ahmed Al-Mansouri, Wakil Kepala Presidensi Umum Urusan Dua Masjid Suci, mengatakan bahwa tidak ada jamaah yang dicurigai terinfeksi virus corona yang akan diizinkan memasuki Masjidil Haram ketika dimulainya kembali layanan umrah secara bertahap dimulai pada Oktober mendatang.

Berbicara dalam konferensi pers pada Kamis (1/10/2020) untuk menjelaskan tentang pengaturan yang dibuat oleh presiden sebelum dimulainya Umrah dan kunjungan ke Masjidil Haram, dia mengatakan bahwa Kementerian Kesehatan telah mendirikan sejumlah puskesmas skala kecil yang lengkap untuk menangani kasus dugaan virus korona.

Menjelaskan tentang pengaturan kepresidenan untuk pelaksanaan umrah, Al-Mansouri mengatakan bahwa jamaah akan diperbolehkan masuk secara berkelompok, terdiri dari 1.000 jamaah di setiap kelompok.

“Jamaah akan dipandu di jalur terpisah dari luar Masjidil Haram hingga mataf (area mengelilingi Ka’bah) dan akan ada 16 pemimpin yang akan menerima jamaah di halaman dan mengarahkan mereka ke Masjidil Haram,” ungkapnya seperti dilansir Saudi gazette.

Thawaf akan dimulai secara spiral dan jamaah akan langsung melanjutkan ke masa ‘(area untuk ritual sa’i antara Safa dan Marwah) setelah selesai thawaf dan akan keluar dari Masjidil Haram melalui gerbang Marwah dan Arqam setelah selesai sa’i.

“Track pertama mataf akan diperuntukkan bagi kursi roda bagi para lansia dan penyandang kebutuhan khusus,” tegasnya.

Al-Mansouri mengatakan bahwa staf perempuan kepresidenan akan kembali bekerja untuk pertama kalinya setelah penghentian sementara layanan umrah. Dia mengatakan bahwa waktu umrah akan dimulai pada jam 7 pagi dan berakhir pada jam 3 pagi.

Kamera termal resolusi tinggi telah dipasang di semua pintu masuk Masjidil Haram, dengan larangan i’tikaaf dan membawa makanan dan minuman ringan ke dalam masjid.

Pejabat kepresidenan mengatakan, Masjidil Haram akan disterilkan 10 kali sehari sebelum dan sesudah umrah oleh rombongan jamaah haji.

Menurutnya, semua toilet akan dicuci dan disterilkan enam kali sehari. Karpet, kursi roda, dan eskalator di Masjidil Haram akan disterilkan secara teratur. Sementara pembersihan sistem pendingin udara dan filter udara akan dilakukan dengan sinar ultraviolet beberapa kali dalam sehari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here