Jamaah Meningkat, Jarak Jejak Mataf Dirombak Ulang 

73

Makkah, Muslim Obsession – Kepresidenan Urusan Dua Masjid Suci menyelaraskan jalur khusus untuk melakukan thawaf (mengelilingi Ka’bah) di Masjidil Haram untuk mengantisipasi peningkatan jumlah jamaah umrah di hari-hari mendatang.

Penataan kembali dilakukan dengan cara memastikan jarak fisik yang diperlukan antara setiap jamaah sesuai dengan tindakan kehati-hatian dan protokol pencegahan untuk membendung penyebaran virus corona.

Dilansir Saudi Gazette, Rabu (11/11/2020) Kepresidenan telah menyelesaikan pekerjaan melepas stiker lama dan menempatkan yang baru untuk memudahkan pergerakan jamaah selama thawaf.

Lebih banyak trek telah diperuntukkan bagi kursi roda bagi para lansia dan orang-orang berkebutuhan khusus. Hal itu sejalan dengan arahan Syaikh Abdul Rahman Al-Sudais, ketua umum presiden.

Syaikh Al-Sudais mengatakan bahwa kepresidenan telah memobilisasi semua sumber daya dan kemampuan manusia dan materialnya sambil melakukan latihan raksasa dalam mengawasi penerimaan jamaah selama fase ketiga dimulainya kembali layanan Umrah secara bertahap.

Semua pengaturan dibuat untuk menerima semakin banyak peziarah asing untuk pertama kalinya melakukan ibadah mereka dengan mudah dan nyaman sejak awal fase ketiga pada 1 November.

Pada tahap ketiga, sebanyak 20.000 jamaah umrah dan 60.000 jamaah akan diizinkan masuk ke Masjidil Haram setiap hari. Al-Sudais mengatakan rencana terpadu telah disiapkan untuk memastikan keselamatan jamaah dalam menghadapi pandemi.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here