Ingin Cepat Hamil? Ternyata Puasa Tingkatkan Kesuburan Lho!

181

Muslim Obsession – Jonathan Tilly dan tim penelitiannya dari Harvard Medical School, pernah bekerja sama dengan Massachusetts General Hospital (MGH) menelaah soal pengaruh puasa terhadap kesuburan wanita.

Melalui dua ekor tikus betina dewasa, salah satu tikus itu diberi makanan sebanyak-banyaknya, selama tujuh bulan. Sementara itu tikus lainnya, dilakukan hal sebaliknya –yaitu membatasi asupan makanannya.

Hasilnya, dikutip dari Klik Dokter, Senin (4/5/2020) tikus yang makan banyak mengalami penurunan jumlah sel telur. Sementara tikus yang ‘berpuasa’ terlihat memiliki alat reproduksi yang lebih sehat.

Selain tikus, para peneliti juga pernah mencoba metode tersebut pada monyet betina dan mendapat kesimpulan serupa. Intinya, saat wanita menjalani puasa, tubuhnya justru memproduksi jumlah sel telur lebih banyak dan kadar gula darah yang lebih baik.

Kondisi tersebut tentu akan memengaruhi hormon reproduksi, sehingga melancarkan siklus haid dan juga produksi sel telur.

Jadi, berpuasa agar cepat hamil memang dapat Anda lakukan. Dengan mengurangi asupan kalori, umur reproduksi pun akan semakin panjang.

Puasa rupanya tak hanya menjadi cara meningkatkan kesuburan wanita. Ibadah yang satu ini juga bisa dijadikan cara meningkatkan kesuburan pria.

Hal tersebut sudah diteliti sejak lama oleh dr. Samir Abbas dan dr. Abdullah Basalamah dari Fakultas Kedokteran Universitas King Abdul Aziz.

Terdapat 21 responden pria yang ikut serta dalam penelitian itu. Delapan di antaranya merupakan pria sehat, 10 pria lainnya memiliki jumlah sperma yang sedikit, dan sisanya tidak memiliki sel sperma.

Sampel darah serta sperma mereka diambil di bulan Sya’ban (sebulan sebelum Ramadhan), Ramadhan, dan bulan Syawal. Sampel tersebut diambil untuk diperiksa hormon testosteron, lemotin, dan hormon perangsang folikelnya (FSH).

Peneliti melaporkan, ada perubahan signifikan pada responden sehat selama dan setelah menjalani puasa. Kondisi hormon kejantanan atau testosteron mereka meningkat!

“Volume sperma dan jumlah total sperma mereka bertambah selama bulan Ramadhan,” kata sang peneliti. Tim peneliti juga melakukan pemeriksaan data statistik rumah sakit yang menyebut semakin banyak ibu hamil di bulan Syawal. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here