Ikuti Jejak Bogor, Bekasi Juga Akan ‘Diet’ Kantong Plastik

419

Jakarta, Muslim Obsession – Slogan baru Bogor Anti Plastik atau Bogor Antik rupanya menginspirasi Kota Bekasi untuk memberlakukan juga diet kantong plastik di supermarket dan toko-toko modern.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, Jumhana Luthfi menargetkan pelarangan penggunaan plastik pada perusahaan ritel mulai awal 2019. Kini pihaknya sedang mematangkan aturan itu agar bisa diterima di masyarakat.

“Insya Allah 2019 ini sudah. Nanti akan kami kampanyekan, dari Januari kami mulai, sementara komunikasi dulu,” katanya seperti dilansir Radar Bogor, Rabu (12/12/2018).

Komunikasi dengan perusahaan ritel pun sedang digencarkan Pemkot Bekasi sehingga nanti mereka bisa konsisten menjalankan aturan tersebut.

“Perwal (Peraturan Wali Kota) sudah ada sejak 2016 dan 2018, itu sama intinya pengurangan penggunaan plastik. Kami kan mau mengundang ritel. Ada manajemen strategi juga, tidak mungkin kan orang belanja di Alfamart tiba-tiba tidak dikasih kantong plastik, orang kan bingung,” ujarnya.

Pengadaan sanksi bagi perusahaan yang melanggar aturan pun akan diterapkan. Sanksi diberlakukan agar perusahaan konsisten menjalankan aturan tidak menyediakan kantong plastik kepada konsumen.

“Harus ada aturan lagi, karena ini menyangkut masyarakat, bisa saja diperdakan ke depan. Ritel di Bekasi ada lebih dari 200 toko,” katanya.

“Sampah plastik rata-rata 1.900 ton per hari Kota Bekasi. Itu campuran, kalau organik hanya 20-30 persen dari itu. Jadi sisanya perkiraan plastik,” kata Jumhana. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here