IAIN Kudus Bangun Gedung Perpus Megah

178
Gedung perpustakaan IAIN Kudus.
Gedung perpustakaan IAIN Kudus.

Kudus, Muslim Obsession – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus tengah menyiapkan perpustakaan bagi para mahasiswanya.

Setahun berselang sejak peresmian alih status dari Sekolah Tinggi menjadi Institut pada Mei 2018 lalu, IAIN Kudus kini telah memiliki gedung perpustakaan induk yang megah, modern, dan dilengkapi koleksi buku memadai.

Rektor IAIN Kudus Mudzakir mengatakan, gedung tersebut dibangun dari dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sejak Juli 2018.

“Insya Allah peresmian penggunaannya akan dilakukan pada akhir Juli 2019. Kami berharap bisa diresmikan oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin,” kata Mudzakir, beberapa waktu lalu.

Peresmian gedung tersebut direncanakan akan dirangkai dengan gelaran seminar nasional perpustakaan.

“Kami akan mengundang para kepala perpustakaan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, baik negeri maupun swasta, se-Indonesia” paparnya.

IAIN Kudus diakui Mudzakir, terus berkomitmen menyiapkan perpustakaan terbaik bagi para mahasiswa. Koleksi buku perpustakaan ini akan terus ditambah, utamanya yang terkait dengan kajian keislamaan dan kenusantaraan.

“Kudus adalah salah satu kota Wali. Diharapkan, IAIN Kudus bisa menjadi salah satu kajian Islam Nusantara, baik dari aspek sejarah maupun proyeksi pengembangan budaya Islam dan nusantara ke depan,” terangnya.

Untuk itu, Mudzakir menilai, peran perpustakaan sangat penting. Selain proses perkuliahan klasikal, peran perpustakaan juga sangat berpengaruh terhadap kualitas lulusan. Karena perpustakaan menjadi sarana pengembangan keilmuan.

Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan Karsa Sukarsa menambahkan bahwa perpusatakaan IAIN Kudus terdiri dari empat lantai dengan 32 ribu koleksi. Lantai pertama dipergunakan sebagai ruang perkantoran. Lantai kedua untuk koleksi umum, lantai tiga untuk koleksi buku keislaman, buka tandon, internasional corner dan jurnal corner. “Lantai empat untuk ruang referensi, meeting room, skripsi tesis, pusat penerbitan dan aula,” paparnya.

Karsa menambahkan, bahwa gedung ini didesain secara modern dan memperhatikan kebutuhan kaum millenial, dilengkapi dengan berbagai sarana modern dan teknologi informasi free Wifi, RFID, dan terkoneksi ke berbagai perustakan Nasional dan Internasional.

“Harapannya, semua itu bisa menambah kenyamanan para mahasiswa saat berkunjung ke perpustakaan,” pungkasnya. (Way)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here