Haedar Nashir: Tak Perlu Tepuk Dada Merasa Paling Membela NKRI

754
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir (Foto: Muhammadiyah)

Jakarta, Muslim Obsession – Pasca insiden pembakaran bendera yang dianggap milik HTI, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, DR. Haedar Nashir menulis pesan di laman twitternya.

Dia mengatakan bahwa, membela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) wajib bagi seluruh warga dan komponen bangsa. Apalagi, bagi elite dan pejabat negara.

Namun, membela negara harus dibuktikan melalui amal usaha nyata dalam membawa kemajuan dan kejayaan Indonesia.

“Tetapi bela negara jangan berhenti dalam klaim dan retorika semata,” ujar Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir dalam akun Twitter @HaedarNs baru-baru ini.

Dia berpesan tidak perlu ada yang paling merasa membela NKRI jika belum membuktikan kecintaannya itu. Menurutnya, tidak cukup hanya bersuara lantang kemudian merasa paling membela NKRI.

“Apalah arti bersuara lantang bela Indonesia jika negeri ini belum bebas dari tangan-tangan perkasa dan haus kuasa yang mencengkeram kedaulatan negara dan menjadikannya keropos. Maka tak perlu bertepuk dada paling membela NKRI jika belum berbuat yang terbaik untuk Indonesia,” ucapnya. (Vina)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here