Gus Nadir: Staf Khusus Andi Taufan Hanya Menambah Beban Presiden Jokowi

510

Jakarta, Muslim Obsession – Beredar surat yang mengatasnamakan Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, ditandatangani oleh Staf Khusus Presiden RI Andi Taufan Garuda Putra di media sosial Twitter pada Selasa, (14/4/2020). Bahkan, tagar Stafsus jadi trending.

Perihal surat yang beredar dari Staf Khusus Presiden Republik Indonesia itu terkait kerja sama sebagai Relawan Desa Lawan COVID-19, yang ditujukan kepada Bapak/Ibu Camat di seluruh wilayah Indonesia, bernomor: 003/S-SKP-ATGP/IV/2020 tertanggal 1 April 2020.

Banyak sekali yang mengkritik tindakan Staf Khusus Presiden yang dianggap begitu kelewatan, tidak paham masalah administrasi, seperti halnya yang disampaikan Nadirsyah Hosen alias Gus Nadir yang merupakan tokoh Nahdlatul Ulama (NU). Ia mengatakan surat yang mengatasnamakan Staf Khusus Presiden RI Andi Taufan Garuda Putra sangat aneh, dan keliru.

Terlebih dalam surat itu, Taufan Garuda Putra menunjuk perusahaanya sendiri
PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) untuk menjalanlan proyek pemerintah dalam melakukan penanganan corona. Dalam situasi seperti ini, staf khusus hanya bisa menambah beban Presiden.

“Yg dilakukan oleh staf khusus milenial Presiden ini keliru. Andi Taufan Garuda Putra salah administrasi memakai kop surat Sekretaris Kabinet. Juga salah menunjuk perusahaannya sendiri. Kesalahan ini tolong jangan diulangi ya Mas. Anda malah menambah beban Pak Presiden,” ujar Gus Nadir dalam akun Twitternya, Selasa (14/4).

Berikut surat yang beredar dari Staf Khusus Presiden, Andi Taufan Garuda Putra.

Dengan hormat,

Dalam rangka menanggulangi dan memutus rantai penyebaran virus corona (COVID-19) di wilayah pedesaan Indonesia, kerja sama antar elemen masyarakat baik pemerintah, swasta maupun masyarakat sangat diperlukan terutama dalam hal edukasi dan penyaluran bantuan.

Terkait dengan program Relawan Desa Lawan COVID-19 yang diinisiasi oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia. Kami telah menerima komitmen dari PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) melalui surat tertanggal 30 Maret 2020, untuk dapat berpartisipasi dalam menjalankan program tersebut di area Jawa, Sulawesi dan Sumatera.

Adapun cakupan komitmen bantuan yang akan diberikan adalah sebagai berikut:

1. Edukasi COVID-19

Petugas lapangan Amartha akan berperan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat di desa, khususnya mitra Amartha. Adapun materi edukasi meliputi tahapan gejala, cara penularan, dan pencegahan COVID-19 sesuai protokol kesehatan dan standar WHO.

Kemudian, tata cara pencegahan penularan COVID-19, mulai dari pola hidup sehat dan bersih, hingga penerapan physical distancing.

2. Pendataan Kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) Puskesmas

Petugas lapangan Amartha akan berperan aktif dalam melakukan pendataan kebutuhan APD di Puskesmas atau layanan kesehatan di desa, dan memenuhi kebutuhan tersebut melalui jalur donasi.

Oleh karena itu, kami mohon bantuan Bapak/Ibu beserta para perangkat desa terkait agar dapat mendukung pelaksanaan program kerja sama ini agar dalam pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik dan efektif.

Demikian hal ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan terima kasih. Hormat kami, Staf Khusus Presiden Republik Indonesia Andi Taufan Garuda Putra.
(Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here