Gemuruh Resolusi Pembebasan Baitul Maqdis dari MUI

490
KH Zaitun Saat Orasi Aksi Bela Palestina, Jumat (21/7/2017)

Jakarta, Muslim Obsession – “Jakarta, Apakah kalian kaum Muslimin Bangsa Indonesia siap membela Baitul Maqdis?”, tanya KH Zaitun Rasmin, di depan massa Aksi Indonesia Bebaskan Baitul Maqdis, di Monas, Jumat (11/5/2018).

Pertanyaan tersebut disambut dengan jawaban siap dengan gemuruh oleh para jamaah yang hadir pada Aksi Indonesia Bela Baitul Maqdis tersebut.

“Meskipun mendapatkan berbagai hambatan, Kaum Muslimin Bangsa Indonesia selalu senantiasa bersama Baitul Maqdis. Aksi Indonesia Bela Baitul Maqdis ini telah membuktikan bahwa tidak ada sekat antara Umat Islam Indonesia dengan Umat Islam Palestina,” lanjut KH Zaitun Rasmin dalam sambutannya.

Dia menegaskan bahwa persatuan umat jangan sampai kendor. Menurutnya, kita harus menjadikan persatuan seluruh Umat Islam untuk melawan segala penjajahan di berbagai tempat. Terkhusus terhadap Muslim Palestina yang sedang dijajah oleh Zionis Israel.

Disamping itu, Ketua Wahdah Islamiyah tersebut membacakan Resolusi Ijtima Komisi Fatwa Ulama MUI di Banjarmasin yang dihadiri 700 Ulama. Resolusi tersebut berdasarkan atas kecaman karena adanya pemindahan Yerusalem (Al-Quds) menjadi ibu kota Israel.

“Kami memperkuat dan mendukung penuh keputusan Pimpinan Harian MUI Pusat atas kecaman dan penentangan terhadap keputusan menjadikan Baitul Maqdis sebagai ibu kota penjajah Israel. Juga menentang segala upaya-upaya walaupun informal apalagi ilegal untuk membuka hubungan diplomatik atau Hubungan apapun dengan penjajah Israel,” katanya, sebagaimana rilis yang diterima Muslim Obsession, Jumat (11/5/2018).

Kaum muslimin, menurutnya berkewajiban secara syar’i menentang dan menolak keputusan Presiden Amerika tersebut dan segala bentuk penjajahan serta penindasan terhadap bangsa Palestina.

Salah satu jalannya adalah dengan melakukan dan mendukung unjuk rasa atau aksi bela Baitul Maqdis yang diorganisir oleh MUI atau ormas-ormas Islam. Aksi ini dapat menjadi salah satu jalan melaksanakan tanggung jawab melawan kemungkaran yang merupakan kewajiban umat Islam.

“Kami mengajak dan menghimbau umat Islam untuk memberikan bantuan pada rakyat Palestina pada umumnya dan penduduk Baitul Maqdis pada khususnya. Karena mereka terus menjaga tanah suci tersebut dan Masjid Al-Aqsha dari kebiadaban zionis Israel,” katanya.

“Bantuan bisa berupa dana untuk pangan dan tempat tinggal mereka yang sangat memprihatinkan disebabkan blokade dan penindasan atas mereka. Begitu pula pada bidang kesehatan dan pendidikan,” imbuhnya.

KH Zaitun Rasmin mengajak seluruh bangsa Indonesia dan masyarakat Internasional untuk terus menentang penjajahan dan segala bentuk kezaliman di Palestina, di Rohingya, dan di mana pun di dunia ini. Karena tidak sesuai dengan prikemanusiaan dan prikeadilan.

Sebagai Penasehat Aksi Indonesia Bela Baitul Maqdis, dirinya berpesan agar umat bisa menjadi generasi seperti Salahuddin Al-Ayubbi.

“Karena dirinya selalu beorientasi kepada pembebasan Baitul Maqdis. Jika kita bisa meneladani Salahuddin Al-Ayubbi, maka kita semua akan mendapatkan kemuliaan dari Allah Swt,” pungkasnya. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here