Fakta di Balik Hari Batik Nasional

128
Batik (Foto: Gaiora)

Jakarta, Muslim Obsession – Hari ini tepat 2 Oktober 2018, bangsa Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Tapi, mungkin kita akan bertanya-tanya mengapa harus di tanggal 2 Oktober?

Mau tahu? Jadi begini lho sejarahnya!

Batik tentu tidak asing lagi bagi kita. Kain tradisional yang menjadi ikon bangsa ini bahkan sudah mendunia. Ternyata, Hari Batik Nasional dirayakan pada tanggal 2 Oktober untuk menandai ulang tahun, ketika UNESCO mengakui batik sebagai Karya Warisan Budaya pada 2 Oktober 2009.

Pada hari itu di Jakarta, peta keragaman batik Indonesia oleh Hokky Situngkir dibuka untuk umum dan pertama kali oleh Kementerian Riset dan Teknologi Indonesia.

Sebenarnya, pemerintah sangat mendorong masyarakat Indonesia, terutama pejabat pemerintah, karyawan perusahaan milik negara, dan mahasiswa untuk mengenakan batik pada hari libur atau hari Jumat untuk memperingati hari batik.

Mengenakan batik setiap hari Jumat juga telah didorong di perusahaan swasta. Batik sendiri ialah kain tradisional Indonesia yang memiliki akar dalam karya seni bersejarah negara. Dalam perayaan budaya, orang Indonesia kerap berpakaian batik dari kepala sampai ujung kaki.

Tak hanya di Indonesia, Hari Batik juga dirayakan di sejumlah platform di seluruh dunia. Mulai dari Universitas, kelompok gereja, dan komunitas di seluruh dunia. Mereka mengenakan batik dengan tujuan untuk merawat dan melestarikan budaya asli Indonesia.

Selanjutnya, karena batik diakui oleh UNESCO sebagai kontribusi budaya Indonesia untuk dunia, orang-orang Indonesia kemudian memanfaatkan momen itu untuk mengkukuhkan Hari Batik Nasional setiap tahunnya.

Sejumlah pengrajin batik dari Borobudur, Klaten, dan Jawa Tengah, juga mengambil bagian dalam perayaan tersebut. Mereka menunjukkan bagaimana batik kini telah menjadi sumber penting pengembangan mata pencaharian bagi mereka dan komunitas mereka di wilayah tersebut. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here