Fahira Idris: Tetap Terapkan Prokes, Jangan Kasih Kendor!

93
Fahira Idris. (Foto: istimewa)

Jakarta, Muslim Obsession – Vaksin Covid-19 sudah tiba sepekan lalu di Tanah Air. Kendati demikian, proses untuk mendapat sertifikasi halal masih dikaji Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan MUI (Majelis Ulama Indonesia).

Sambil menunggu hasilnya, Anggota DPD RI Fahira Idris mengimbau masyarakat untuk tidak mengendorkan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes).

“Kehadiran vaksin seharusnya malah menjadi motivasi bagi semua masyarakat untuk semakin disiplin menerapkan 3M yaitu memakai masker dengan benar, mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, menjaga jarak dan hindari kerumunan,” ujar Anggota DPD RI Fahira Idris, Selasa (22/12/2020).

Dia menyampaikan, sembari menunggu vaksin mendapat izin dan BPOM dan sertifikasi halal dari MUI, upaya penting yang harus dilakukan adalah menurunkan positivity rate atau laju angka penularan Covid-19 di seluruh Indonesia.

Upaya menurunkan laju angka penularan ini tentunya hanya bisa terjadi jika terdapat kombinasi yang baik dalam penerapan 3M oleh semua masyarakat dan peningkatan kapasitas 3T (testing, tracing, treatment) oleh Pemerintah.

“Cara paling tepat dan paling bijak dalam menanti vaksinasi adalah kita semua semakin disiplin terapkan 3M dalam semua aktivitas yang kita lakukan sehari-hari,” ucap Fahira.

Menurut dia, jangan sampai masyarakat berpikiran kalau vaksin sudah datang, pandemi ini akan segera berakhir sehingga mulai abai akan protokol kesehatan. Dia menjelaskan, vaksin hanya salah satu cara memutus rantai penyebaran Covid-19 dan butuh waktu dalam implementasinya.

“Di satu sisi, 3T oleh pemerintah juga idealnya semakin ditingkatkan kapasitasnya,” ujar Fahira.

Menurut Fahira, upaya dan kombinasi maksimal 3M dan 3T menjadi strategi utama agar laju angka penularan bisa semakin turun. Jika positivity rate tidak lagi tinggi, maka jika nanti vaksin sudah mendapat izin dan BPOM dan sertifikasi halal dari MUI, proses vaksinasi akan lebih efektif dan mampu meningkatkan kekebalan komunitas.

Fahira berharap, semoga kehadiran vaksin menjadi motivasi bagi masyarakat semua untuk semakin disiplin tegakkan 3M.

“Kita semua tentu berharap dan berdoa berbagai proses kajian dan penelitian, baik oleh BPOM maupun MUI, berjalan baik dan lancar sehingga proses vaksinasi bisa segera dilakukan. Tetapi tentunya kita semua harus bersabar dan jangan kendor terapkan 3M,” tandasnya. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here