Fahira Idris Sambut Baik Rencana Anies Perbanyak Mushalla di Halte Trans Jakarta

148
Anggota DPD RI Fahira Idris. (Foto: istimewa)

Jakarta, Muslim Obsession – Anggota DPD RI Fahira Idris menyambut baik dan mendukung penuh kebijakan dan langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang akan membangun sejumlah mushalla di setiap halte TransJakarta dan juga di stasiun.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi bukti Pemprov DKI Jakarta peka terhadap kebutuhan publik, setelah memberikan layanan terbaik di sektor transportasi publik di Jakarta yang terintegrasi (tanpa dibatasi oleh wilayah administratif), selamat, aman, nyaman, dan efisien atau terjangkau.

“Hadirnya mushalla di halte-halte Trans Jakarta menyingkirkan kekhawatiran pengguna terlambat atau terlewat melakukan shalat karena masih berada di perjalanan,” ujar Fahira Idris di Jakarta dalam rilisnya, Senin (6/4/2021).

BACA JUGA: Sah Jadi Prioritas 2021, Fahira Idris Harap RUU Larangan Minol Disahkan

Kendati saat ini jumlah pengguna transportasi publik menurun karena pembatasan mobilitas dan pembatasan jumlah penumpang akibat masih dalam kondisi pandemi, Fahira berharap Pemprov DKI terus melakukan inovasi dan pembenahan transportasi publik baik infrastruktur, sistem maupun pelayanan.

Berbagai penghargaan yang telah diraih DKI Jakarta dalam bidang transportasi diharapkan menjadi pemacu untuk terus menghadirkan transportasi publik yang terintegrasi, selamat, aman, nyaman, dan efisien atau terjangkau.

Di masa depan, jelas Fahira, kota seperti Jakarta termasuk juga kota-kota penyangganya (Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) pola mobilitas warganya harus berubah signifikan dari semula menjadikan kendaraan bermotor pribadi sebagai alat transportasi utama menjadi pengguna transportasi publik.

BACA JUGA: Dipilih Anak Muda Jadi Presiden, Fahira Idris Doakan Anies Pimpin Indonesia

Karena jika tidak, kemajuan kota-kota ini berpotensi terhambat bahkan mundur akibat terbelit persoalan kemacetan yang berimbas kepada kerugian ekonomi yang besar dan polusi udara yang berdampak fatal terhadap kesehatan akibat emisi gas buang kendaraan.

“Walau sebuah inisiatif yang sederhana, rencana pembangunan mushola di halte-halte Trans Jakarta sejatinya adalah upaya besar dan terobosan agar transportasi publik terutama di Jakarta menjadi pilihan utama warga dalam beraktivitas. Semoga rencana ini berjalan baik dan hasilnya dapat dinikmati oleh pengguna transportasi publik di Jakarta,” ungkap Fahira.

Seperti diketahui, PT Transjakarta menggandeng Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) dan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta, menandatangani MoU yang disaksikan oleh Gubernur Anies Baswedan, Kamis (1/4).

UNU dan UNUSIA akan memberi masukan dan penelitian terkait desain mushala yang dirancang dengan nuansa kultural sesuai wilayah haltenya. Saat ini baru ada 24 mushalla di 10 koridor busway di Jakarta. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here