Dikecam Dunia, Menlu UEA Malah Bela Presiden Macron

128

UEA, Muslim Obsession – Menteri Luar Negeri (Menlu) UEA Anwar Gargash mendukung pernyataan Emmanuel Macron tentang Muslim.

Dia menolak tuduhan terhadap presiden Prancis yang berusaha mengecualikan Muslim. Menurutnya Muslim di Barat ‘perlu diintegrasikan dengan cara yang lebih baik’.

Untuk itu, dia telah meminta umat Islam untuk menerima pendirian Presiden Prancis Emmanuel Macron atas klaimnya tentang perlunya “integrasi” dalam masyarakat Barat.

“[Muslim] harus mendengarkan baik-baik apa yang dikatakan Macron dalam pidatonya. Dia tidak ingin mengisolasi Muslim di Barat, dan dia sepenuhnya benar,” kata Anwar Gargash, dilansir Al Jazeera, Selasa (3/11/2020) dikutip dalam sebuah wawancara pada hari Senin dengan harian Jerman Die Welt.

“Negara Prancis memiliki hak untuk mencari cara untuk mencapai hal ini secara paralel dengan memerangi ekstremisme dan penutupan masyarakat,” tambahnya.

Gargash menolak tuduhan terhadap presiden Prancis bahwa dia berusaha mengecualikan Muslim yang tinggal di Prancis.

Pernyataan menteri Emirat itu muncul di tengah protes yang sedang berlangsung di dunia Arab dan Muslim terhadap pernyataan Macron tentang Islam, di mana ia menuduh Muslim “separatisme” dan membela penerbitan kartun kontroversial Nabi Muhammad.

Menyusul kampanye boikot yang intens atas produk Prancis di seluruh dunia Arab dan Muslim, Macron menurunkan nada bicaranya dan mengatakan bahwa dia memahami perasaan Muslim atas kartun tersebut.

“Saya memahami sentimen yang diungkapkan dan saya menghormati mereka,” ujar presiden Prancis dalam wawancara eksklusif dengan Al Jazeera.

“Tapi Anda harus memahami peran saya sekarang, untuk melakukan dua hal: mempromosikan ketenangan dan juga melindungi hak-hak ini. Saya akan selalu membela di negara saya kebebasan untuk berbicara, menulis, berpikir, menggambar,” tambahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here