Di Gerai Vaksinasi MUI, Buya Amirsyah Tekankan Pentingnya Pemulihan Ekonomi

56
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar vaksinasi bagi civitas akademika dan warga sekitar kampus di Student Center Kampus 1 UIN Jakarta, Ahad (29/8/2021). (Foto: kemenag)

Muslim Obsession — Gerakan Nasional Majelis Ulama Indonesia (Gernas MUI) untuk Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi kembali menggelar Gerai Vaksinasi pada Ahad (29/8).

Gerai Vaksinasi yang digelar di  Student Center Kampus 1 UIN Jakarta itu sendiri diselenggarakan atas kerjasama MUI dengan UIN Jakarta, Polri, Aksi Cepat Tanggap, Telkom Indonesia, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Pemerintah Kota Tangsel, Puskesmas Pisangan, Karang Taruna Ciputat Timur, dan Yayasan Putra Legoso Bersatu.

Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Sekjen MUI), Buya Amirsyah Tambunan, mengingatkan, upaya memulihkan ekonomi sama pentingnya dengan upaya mengatasi pandemi, sehingga MUI pun membentuk Gerakan Nasional bagi Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi.

“Pemulihan ekonomi jangan sampai terabaikan. Menolong masyarakat yang terkapar karena masalah ekonomi akibat pandemi sama pentingnya dengan menolong mereka yang terpapar pandemi itu sendiri,” kata dia.

Turut hadir pada kegiatan vaksinasi tersebut Walikota Tangsel Benyamin Davnie, Ketua MUI Dr Ir H Lukmanul Hakim MSi dan KH M Sodikun MSi serta Wasekjen MUI M Azrul Tanjung SE MSi. Pada kegiatan vaksinasi itu panitia juga menyediakan beras (kemasan 3 kg) untuk masyarakat yang ikut vaksinasi.

Buya Amirsyah mengemukakan, disamping akan terus menggelar vaksinasi atas kerjasama dengan berbagai pihak terkait, MUI juga telah menyiapkan skema-skema ekonomi untuk membantu pemulihan ekonomi umat.

Sementara itu, Rektor UIN Jakarta, Prof Amany Lubis, menyambut baik kegiatan vaksinasi di lingkungan kampusnya, dimana kegiatan itu menghabiskan sebanyak 2.500 dosis vaksin Sinovac.

“Alhamdulillah, saat ini Gernas MUI berserta mitra melaksanakan acara vaksinasi di UIN Jakarta. Hal ini mendapatkan perhatian yang besar dari sivitas akademika dan masyarakat sekitar. Vaksin hari ini disediakan sebanyak 2500 dosis. Tapi sepertinya ada lebih dari 3.000 warga masyarakat yang mendaftar,” ujar Prof Amany.

Kehadiran Gernas MUI dalam kegiatan vaksinasi itu sendiri merupakan salah satu upaya dalam rangka penanggulangan COVID-19 dan pemulihan ekonomi bangsa dalam rangka mendukung program pemerintah guna tercapainya “herd immunity” (kekebalan kelompok).

“Mudah-mudahan masyarakat menjadi sehat dengan adanya vaksinasi ini, dan herd immunity dapat segera tercapai. Mudah-mudahan semua sehat, lancar, dan berkah. Insha Allah,” lanjutnya.

Rektor UIN Jakarta juga mengimbau masyarakat untuk melakukan vaksinasi di manapun mereka berada dengan mendatangi pusat vaksinasi yang ada di daerah masing-masing.

“Saya mengimbau masyarakat untuk melakukan vaksinasi, karena ini adalah upaya yang tepat untuk menjaga diri, keluarga, dan masyarakat. Masyarakat di mana pun berada, mari kita datangi pusat-pusat pelaksanaan vaksinasi,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, mengapresiasi para pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan gerai vaksin di wilayah Kota Tangsel itu.

Benyamin juga menyatakan, khusus vaksinasi di wilayah Kota Tangsel ditargetkan untuk 1703,266 orang, namun target tersebut sementara ini baru tercapai sekitar 48 persen.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here