BIN tak Miliki Dendam pada Habib Rizieq

498
Habib Rizieq Shihab (Foto: Edwin Budiarso)

Jakarta, Muslim Obsession – Badan Intelijen Negara (BIN) menegaskan tak memiliki dendam politik pada Habib Rizieq Shihab. Tuduhan bahwa anggota BIN terlibat dalam penangkapan Habib Rizieq pun tak benar.

“Tidak benar ada dendam politik. BIN adalah lembaga negara yang tetap ada meskipun silih berganti kepemimpinan nasionalnya, dan berkewajiban menjaga agar program pembangunan berjalan lancar demi kesejahteraan rakyat,” tegas kata Juru Bicara Kepala BIN Wawan Hari Purwanto melalui siaran pers BIN, Jumat (9/11/2018).

Wawan menegaskan, BIN justru menghendaki agar masalah cepat selesai dan tuntas, sehingga tidak berkepanjangan dan berakibat pada berkembangnya masalah baru, apalagi di luar negeri, di mana sistem hukum dan pemerintahannya berbeda.

“BIN bertugas melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia termasuk HRS. Tidak benar jika ada anggapan bahwa HRS adalah musuh, semua adalah anak bangsa yang masing-masing memiliki pemikiran demokratis yang wajib dilindungi. Jika ada sesuatu yang kurang pas wajib diingatkan,” ujarnya.

Menurutnya, tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan, dengan duduk bersama maka semua bisa teratasi. BIN tidak pernah mempermasalahkan aliansi politik HRS. Wawan menjelaskan bahwa BIN ingin agar anak bangsa ini tidak terpecah karena beda pandangan. Perbedaan adalah memperkaya khasanah kebangsaan dan bukan alasan untuk terpecah.

Bagi BIN tidak mengenal istilah kriminalisasi, semua warga negara memiliki hak dan kewajiban serta kedudukan yang sama di depan hukum.

Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa BIN selalu siap membantu HRS, sebagaimana Kedubes RI juga siap membantu jika HRS dalam kesulitan, termasuk memberikan jaminan atas pelepasan HRS.

“Jadi tuduhan bahwa BIN merekayasa penangkapan HRS oleh Polisi Saudi adalah hoax,” tuturnya.

Sebelumnya muncul tuduhan bahwa anggota BIN terlibat dalam penangkapan Habib Rizieq di Arab Saudi. Disebutkan bahwa anggota BIN mengontrak rumah di dekat kontrakan Habib Rizieq, memasang bendera dan mengambil CCTV. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here