Berhati-hati dalam Menggunakan Media Sosial

140

Oleh: Ustadz Syamsuri Halim

العلّامة الحبيب عمر بن حفيظ قال: كل من كان سبباً في خير كُتب له أجر عمل الخير في حياته وبعد مماته ومن كان سببا في شر كُتب له آثام ذلك الشر في حياته وبعد مماته

Berkata Al-Alamah Al-Habib Umar bin Hafidz:

“Siapa saja yang menjadi sebab melakukan suatu kebaikan akan di catat baginya pahala kebaikan itu, dimasa hidup dan matinya, dan siapa saja yang menjadi sebab melakukan suatu keburukan maka akan di catat baginya dosa keburukan tersebut di masa hidup dan matinya.”

Setiap perbuatan kelak pasti akan dihisab. Kita bahkan tidak sadar bahwa apa yang kita tulis, apa yang kita komen, apa yang kita “posting” dan apa yang kita “share” di media sosial juga akan diminta pertanggung-jawabannya dan itu akan menjadi amal jariyah ataukah menjadi dosa jariyah kita.

Bila postingan atau yang kita “share” adalah dakwah, hal-hal positif, menyeru pada kebaikan-kebaikan, maka sudah pasti akan diberikan ganjaran pahala. Karena (bisa saja) menjadi salah satu sebab hidayahnya kepada orang lain dan ini tentunya akan menjadi amal jariyah, yang bermanfaat untuk kita baik saat kita hidup maupun saat kita telah wafat.

Dan begitu pula sebaliknya, bila postingannya hal-hal yang dilarang agama, maka akan di adzab karena perbuatan tersebut dan ini akan menjadi dosa jariyah baik saat hidup maupun saat telah wafat.

Oleh karena itu, gunakanlah media sosial dengan cara yang bijak, jadikan itu sebagai sarana dakwah baik di dunia nyata maupun di dunia maya.

Wallahu a’lam bish Showab

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here