Belajar dari Kasus Andre Taulany: Muslim Wajib Muliakan Nabi Muhammad Saw.

568

Jakarta, Muslim Obsession – Pelawak Andre Taulany tampaknya harus makin berhati-hati dalam melemparkan candaannya. Pasalnya, sebuah candaan mantan vokalis Stinky itu dinilai menghina Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.

Dampaknya, Andre mendapat kecaman dari banyak pihak, baik dari netizen, sesama artis, hingga para ulama.

Terkait kasus ini, Ustadz Syamsuri Halim mengingatkan umat Islam wajib memuliakan Nabi Muhammad Saw. dan menjaga kehormatannya.

Pimpinan Majelis Dzikir Ibnu Halim ini menyitir sebuah kisah yang ditulis Al-Haafidz Imam Ibnu Hajar Al Asqolany dalam kitab “Ad-Durarul Kaaminah Fi A’ayaanil Miati Tsaaminah” Jilid 4 Halaman 153.”

“Al-Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani rahimahullah bercerita dalam kitabnya, bahwa pernah suatu hari ada sekelompok orang dari kalangan pembesar Nasrani menghadiri sebuah perayaan seorang pemimpin Mongol yang telah murtad (menjadi Nasrani),” Ustadz Syamsuri memulai penuturannya kepada Muslim Obsession, Sabtu (4/5/2019).

Pada perayaan itu, lanjutnya, ada seorang pendeta yang menghina Nabi Saw. sedangkan di sana ada seekor anjing pemburu yang terikat.

Maka saat si penyembah salib yang dengki ini mulai mencela Nabi Saw., anjing tersebut menggonggong dengan keras lalu menerkam Si Nasrani itu dan mencakar wajahnya.

Maka orang-orang yang melihatnya terkejut dan segera berusaha menyelamatkannya. Namun, ada seorang yang hadir berkata, “Itu diakibatkan hinaanmu kepada Muhammad Saw.”

Tetapi, Si Nasrani menolak pendapat itu dan menjawab, “Tidak, anjing ini hanya spontanitas karena melihat isyarat tanganku dan disangkanya aku ingin memukulnya”.

Si Nasrani ini pun kembali mengulang celaannya terhadap Nabi Saw. dengan perkataannya yang sangat keji. Tapi lagi-lagi, anjing tadi kembali berhasil lepas dari ikatannya dan langsung saja menyambar leher Si Nasrani itu dan merobek hingga bagian dadanya yang paling atas. Orang itu pun mati seketika.

Karena kejadian ini, ada sekitar 40.000 orang Mongol masuk Islam.

“Di zaman kita, apakah anjing lebih mulia dan lebih pemberani daripada manusia? Jangan sampai seekor anjing masih lebih mulia karena membela kehormatan Nabi Saw., dibanding yang mengaku muslim tapi membela penghina Al-Qur’an,” tegas Ustadz Syamsuri.

Ia menambahkan, Imam Ibnu Al-Mundzir berkata bahwa para ulama telah berijma’ (bersepakat) bahwa orang yang mencaci maki Nabi shallallahu ‘alaihi wa salam harus dibunuh.

“Di antara yang berpendapat demikian adalah Imam Malik (bin Anas), Laits (bin Sa’ad), Ahmad (bin Hambal) dan Ishaq (bin Rahawaih). Hal itu juga menjadi pendapat Imam Syafi’i. Wallahu A’lam,” pungkasnya, mengutip Al-Jami’ li-Ahkamil Qur’an, 8/82.

Dalam sebuah tayangan televisi swasta, Sule dan Andre Taulany sedang mendengar pembicaraan penyanyi Virzha yang tengah merambah bisnis parfum.

“Dulu aku pernah baca kisah, jadi Nabi Muhammad aromanya itu 1.000 bunga. Kalau misalnya kita bisa wangi, kenapa nggak gitu,” ujar Virzha.

“Wangi. Memberikan kenyamanan kepada orang-orang ya,” timpal Sule.

“Aromanya 1000 bunga? Itu badan apa kebon?” sahut Andre Taulany yang sontak dianggap menghina Nabi Muhammad Saw.

Sebelumnya Andre juga bermasalah soal tudingan menghina ulama. Kala itu dia menyebut ‘Adisomad’ yang dirasa merujuk ke Ustaz Adi Hidayat dan Ustaz Abdul Somad.

Namun Andre Taulany menjelaskan kalau penyebutan kata itu konteksnya untuk memplesetkan sebuah merek sepatu dan bukan untuk menjelekkan orang. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here