Bahas Sikon Darurat Nasional, Parmusi Gelar Rakornas

214
Para ulama dan Dai Parmusi saat menggelar Dzikir dan Doa Bersama, Sabtu (18/4/2021) malam.

Jakarta, Muslim Obsession – Ormas Islam Persaudaraan Muslimin Indonesia (PARMUSI) secara mendadak menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) seluruh Indonesia, Rabu (14/7) pekan ini.

Berbeda dengan biasamya, organisasi dakwah yang memiliki sekitar 5.000 Dai Pembina, Dai Pelaksana, dan Dai Pengelola di seluruh Tanah Air ini tiba-tiba membahas tema Rakornas “Menghadapi Potensi Krisis Sosial Ekonomi, Strategi Dakwah Dalam Dimensi Politik, Keamanan dan Ketertiban Masyarakat.”

Undangan Rakornas yang akan digelar secara daring itu sudah beredar di kalangan pengurus dan kader di berbagai daerah.

“Kita harus bergabung, biar dapat informasi akurat tentang sikon darurat negara,” imbau salah satu Ketua PD (Pengurus Daerah) di Banten di salah satu grup WhatsApp Parmusi.

“Insya Allah, thoyyib,” jawab Ketua PD lainnya asal Maluku.

Menurut Sekjen Parmusi, Abdurrahman Syagaff, tidak benar bila Rakornas diadakan secara mendadak. Menurutnya, Kamis pekan lalu, Pengurus Harian Pusat telah menggelar Rapat Evaluasi semua bidang.

Seluruh program Dakwah Ilallah Membangun Desa Madani sudah mulai berjalan di sejumlah daerah, meski ada yang baru mulai bergerak karena adanya kendala pandemi Covid-19 dalam 1,5 tahun terakhir.

“Yang pasti, dari laporan semua ketua bidang, kami terus bergerak,” tandas Syagaff.

BACA JUGA: Atasi Krisis Negara, Ketum Parmusi: Presiden Harus Legowo dan Introspeksi Hadapi Kritik Umat

Ketua Umum Parmusi Usamah Hisyam, ketika ditanya melalui WhatsApp mengatakan, dakwah Parmusi harus juga dapat menganitisipasi situasi dan kondisi yang berpotensi menjadi darurat nasional. Karena itu Rakornas harus digelar.

“Kami ingin mengetahui situasi dan kondisi serta aspirasi umat di berbagai daerah, terutama yang terkait peribadatan umat di masa PPKM Darurat,” ujarnya.

Seperti diketahui, Ahad kemarin Usamah melayangkan surat pribadi kepada Presiden RI Joko Widodo, yang intinya mengingatkan bahwa akan datang adzab Allah bagi pemimpin yang zhalim. (Mam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here