Anti-Muslim di Negara Barat Meningkat

433
Menteri Luar Negeri, Mevlut Cavusoglu (Foto Anadolu)

Turki, Muslim Obsession – Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu menilai, sentimen anti-Muslim di negara-negara Barat, khususnya di Eropa, meningkat dengan cepat.

Hal itu dikatakan, Mevlut di acara Pertemuan Minoritas Muslim Dunia yang digelar di Istanbul, Rabu (18/4/2018).

Menurutnya, umat Muslim terkadang dijadikan kambing hitam, bahkan tidak sedikit umat Muslim mendapatkan kekerasan dari kaum mayoritas sampai menyebabkan kematian. Kendati demikian permasalahan yang dihadapi Muslim seringkali tidak dilihat sebagai masalah hak asasi manusia.

“Sentimen anti-Muslim di negara-negara Barat dan khususnya di Eropa semakin meningkat,” katanya, seperti dilansir Anadolu.

Penduduk Muslim dan imigran, kata dia, selalu disalahkan untuk semua masalah ekonomi, sosial, dan politik. Selain itu, masjid-masjid juga sering menjadi target dan umat Muslim rawan persekusi.

“Alasan dibalik krisis-krisis yang dihadapi negara-negara Eropa bukanlah umat Muslim dan imigran, padahal permasalahannya ada pada kebijakan-kebijakan yang dianut UE tidak berhasil,” jelasnya.

Maka dari itu, Mevlut mengaku tidak akan tinggal diam melihat kekerasan dan diskriminasi terus terjadi pada umat Muslim. “Turki tidak akan diam saja,” tandasnya. (Bal)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here