Amien Rais: Rekomendasi Itjima Ulama Insya Allah Jadi Solusi

532
Amien Rais
Amien Rais (Foto: Edwin Budiarso)

Jakarta, Muslim Obsession – Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional menetapkan Prabowo Subianto sebagai calon presiden, serta dua nama calon wakil presiden Al Habib Salim Segaf Al-Jufri dan Ustadz Abdul Somad (UAS).

Ketua Dewan Penasihat Persaudaraan Alumni (PA) 212 Amien Rais, menilai penetapan ini sebagai jawaban untuk Indonesia lebih baik dengan memilih sosok nasionalis dan religius untuk memimpin negeri ini.

“Duet rekomendasi Itjima Ulama ini Insya Allah mampu menjadi solusi memecahkan permasalahan bangsa sekarang,” ujarnya usai penutupan Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, Ahad (29/7/2018).

Amien juga bersyukur para ulama telah menghasilkan nama-nama capres dan cawapres yang baik. Dia juga yakin partai koalisi akan menerima nama-nama tersebut.

“Jadi sekarang bagaimana koalisi partai-partai nanti, saya kira pun koalisi partai akan menerima, Insyaallah, mungkin satu dua akan perlu berbicara agak keras barangkali, masing-masing ingin mengandalkan opininya, tapi biasanya yang bekerja dan berjalan itu akal sehat. Jadi saya bersyukur dan gembira sekali, mudah-mudahan ini instruksi yang benar. Jadi saya selalu berhubungan dengan para ulama, mereka itu tulus ikhlas, jadi di situ kekuatannya, mudah-mudahan tidak ada ambisi keduniaan,” tukasnya.

Mantan Ketua MPR ini meyakini Hasil Ijtima Ulama ini sebagi keputusan terbaik dengan memilih Prabowo sebagai capres dan dia menilai PAN bakal setuju, “saya jamin PAN Setuju. Hasil ijtima ulama ini bagi saya keputusan terbaik,” tegasnya.

Sebagai informasi Itjima Ulama dan Tokoh Nasional ini diprakarsai oleh GNPF-Ulama dan berlangsung selama tiga hari, 27-29 Juli di Hotel Peninsula. Setelah hasil perundingan selama tiga hari dan juga masukan dari Habib Rizieq Syihab di Mekkah, muncul dua nama pasangan.

“Pertama pasangan Prabowo – Habib Salim Segaf Aljufri dan pasangan kedua adalah Prabowo – Ustadz Abdul Somad,” ucap Ketua GNPF-Ulama Ustadz Yusuf Muhammad Martak sewaktu membacakan hasil rekomendasi ulama saat penutupan. (Bal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here