Agar Rezeki Lancar, Jangan Lupa Usai Shalat Subuh Baca Doa Ini

291
Ilustrasi wanita sedang berdoa setelah shalat. (Foto: ruangmuslimah)

Jakarta, Muslim Obsession – Shalat subuh menjadi salah satu shalat yang umumnya berat dilaksanakan bagi orang awam. Meski ditunaikan, tapi banyak yang mengerjakannya tidak tepat waktu. Apalagi sampai jamaah di masjid.

Ya, shalat subuh memang berat dilaksanakan bagi mereka yang belum sadar dan memahami betapa besarnya manfaat dari shalat subuh. Namun, bagi mereka yang sadar dan memahami, shalat subuh tetap terasa ringan.

Nabi Muhammad Saw sendiri sudah menyatakan dalam sebuah haditsnya bahwa orang yang bisa bangun pagi pergi ke masjid untuk melaksanakan shalat subuh, dan diawali dua rakaat sunnah, maka itu lebih baik dari dunia dan seisinya.

“Dua raka’at fajar (sholat sunnah qobliyah shubuh) lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR. Muslim).

Selain pahalanya yang besar, berkah dari shalat subuh diyakini menjadi pintu rezeki seorang muslim, sebelum memulai aktivitas seiap harinya. Nah, Maka dari itu, sempatkan beribadah dan berdoa setelah melakukan shalat subuh.

Rasulullah Saw mengajarkan doa agar senantiasa dibaca usai shakat subuh. Berikut doanya:

Doa Pertama

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا

Allahumma innii as-aluka ‘ilman naafi’a, wa rizqon thoyyibaa, wa ‘amalan mutaqobbalaa.

Artinya:

“Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rizki yang halal dan amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik).” (HR. Ibnu Majah, no. 925 dan Ahmad 6: 305, 322. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Doa Kedua

Do’a dari hadits ‘Ali, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengajarkan doa berikut,

اللَّهُمَّ اكْفِنِى بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِى بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Allahumak-finii bi halaalika ‘an haroomik, wa agh-niniy bi fadhlika ‘amman siwaak.

Artinya:

“Ya Allah cukupkanlah aku dengan yang halal dan jauhkanlah aku dari yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari bergantung pada selain-Mu.” (HR. Tirmidzi no. 3563. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)

Doa Ketiga

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ، وَارْحَمْنِي ، وَاهْدِني ، وَعَافِني ، وَارْزُقْنِي

Allahummaghfirlii, warhamnii, wahdinii, wa ‘aafinii, warzuqnii.

“Ya Allah, ampunilah aku, kasihanilah aku, berilah petunjuk padaku, selamatkanlah aku (dari berbagai penyakit), dan berikanlah rezeki kepadaku.”
Keempat

اللَّهُمَّ أكْثِرْ مَالِي، وَوَلَدِي، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أعْطَيْتَنِي وَأطِلْ حَيَاتِي عَلَى طَاعَتِكَ، وَأحْسِنْ عَمَلِي وَاغْفِرْ لِي

Allahumma ak-tsir maalii wa waladii, wa baarik lii fiimaa a’thoitanii wa athil hayaatii ‘ala tho’atik wa ahsin ‘amalii wagh-fir lii.”

Artinya:

“Ya Allah perbanyaklah harta dan anakku serta berkahilah karunia yang Engkau beri. Panjangkanlah umurku dalam ketaatan pada-Mu dan baguskanlah amalku serta ampunilah dosa-dosaku.” (Al)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here