Abu Bakar Bebas, Imam Shamsi Ali Merasa Senang Tapi…

349
Abu Bakar Ba'asyir (Foto: Suarapalu.com)

Jakarta, Muslim Obsession – Narapidana teroris Abu Bakar Ba’asyir, bakal dibebaskan oleh presiden Joko Widodo. Rencana itu disampaikan langsung oleh, Penasihat Hukum Jokowi-Ma’ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra saat melakukan kunjungan sekaligus menjadi khatib dan imam salat jumat di Lapas Gunung Sindur tempat Ba’asyir ditahan, Jumat (18/1/2019).

Menanggapi hal itu, Presiden Nusantara Foundation, Imam Shamsi Ali mengaku senang dengan kabar pembebasan Abu Bakar Ba’asyir, apalagi hal itu dilakukan berdasarkan masukan dari Yusril Ihza Mahendra.

“Di satu sisi tentu saya senang melihat Ustadz Baasyir dibebaskan dari tahanan. Apalagi hal itu dilakukan berdasarkan masukan dari seorang ahli hukum sekaliber Yusril Ihza Mahendra. Apalagi Ustadz Abu Bakar Baasyir sudah sakit-sakitan dan sudah sangat udzur,” katanya kepada Muslim Obsession, Senin (21/1/2019).

Namun, kata dia, pembebasan tersebut rentang disalah tafsirkan masyarakat luas karena melihat timingnya bertepatan menjelang pemilihan presiden, selain itu masyarakat juga akan melihat bahwa pembebasan itu tidak bisa dipisahkan dari kepentingan politik, khususnya dalam konteks pilpres yang sedang berlangsung.

“Baru saja dalam debat presiden mengatakan bahwa beliau sama sekali tidak akan mengintervensi hukum. Sekarang justru nampaknya beliau memakai otoritasnya untuk membebaskan seorang tahanan yang harusnya kelas berat,” ungkapnya.

“Beliau dituduh sebagai teroris bahkan mentor teroris. Lebih jauh lagi beliau tidak mau menyampaikan komitmen loyalitas kepada NKRI,” tambahnya.

Meski banyak pihak menilai, pembebasan Abu Bakar Ba’asyir bukan karena kepentingan politik melainkan karena kepentingan kemanusiaan. Tapi dia mengaku khawatir terhadap stigma yang nantinya berkembang di masyarakat luas.

“Lalu apa yang menjadikan Presiden Jokowi memberikan amnestinya? Saya khawatir ini semakin membangun kecurigaan masyarakat luas jika semua ini dilakukan karena memang kepentingan pilpres. Semoga tidak,” pungkasnya. (Bal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here