2.000 Orang Akan Hadiri Ceramah Syaikh Yusuf Estes di Balikpapan

820
Syaikh Yusuf Estes

Jakarta, Muslim Obsession – Ulama Internasional asal Texas, Amerika Serikat, Syaikh Yusuf Estes akan hadir menyebarkan dakwah dengan tema ‘Islam Tomorrow’  pada hari Selasa, (20/3/2018) pukul 20.00 Wita di BSCC Dome Balikpapan.

Ceramahnya malam nanti akan dihadiri sedikitnya 2000 orang. Demikian disampaikan panitia penyelenggara Sahabat Dakwah Internasional.

“Pendaftaran online sudah kami tutup, karena ditakutkan akan membludak. Kita sudah tutup mesti ada permintaan lagi, karena kapasitas gedung sudah penuh,” ujar panitia.

Mereka telah mengimbau masyarakat untuk tidak membawa serta anak di bawah 12 tahun, agar konsentrasi tidak terganggu. Selain itu, mereka juga telah menyiapkan tempat shalat bagi peserta yang datang dari luar kota.

Panitia juga menghimbau untuk tamu yang hadir membawa headset/handsfree yang berfungsi sebagai media alih bahasa dari penerjemah, dan dipastikan ponsel kita terdapat aplikasi radio, untuk mendengarkan secara langsung.

Syaikh Yusuf Estes senantiasa membawa pesan Islam yang penuh perdamaian dan kesejukan. Dalam ceramahnya di Jakarta, Estes menyatakan bahwa masuk Islam tidak boleh main-main, karena menyangkut keyakinan hidup di dunia dan akhirat.

Ia juga menjelaskan tentang kejadian pada akhir zaman, di mana seperti sabda Rasulullah Saw. bahwa nanti hanya ada dua pilihan, Islam dan kafir.

“Di Inggris beberapa orang terus terang mengatakan saya kafir,” jelas ulama yang dijuluki “Shaikh Funny” tersebut.

Menurutnya, Islam adalah agama yang paling cepat berkembang di dunia. Hal itu diakui oleh Bill Clinton, Madeleine Albright dan lain-lain. Estes menuturkan, di Amerika rata-rata 6 orang masuk Islam tiap hari.

Estes menyatakan bahwa kini yang menjadi problem di dunia ini adalah hanya 10 persen yang bisa berbahasa Arab. Sedangkan Al-Quran dalam bahasa Arab. Karena itu, ia mengingatkan bahwa Al Quran bukan hanya dihafal, tapi juga dipahami artinya dan diamalkan.

“Inilah salah satu alasan mengapa ada orang yang hafal Al-Quran, tapi meninggalkan Islam,” jelasnya sambil mengibaratkan bahwa jangan sampai umat Islam seperti burung beo yang pandai meniru saja.

Ia juga menjelaskan bahwa orang yang masuk Islam dan bersyahadat, maka ia lebih baik dari malaikat. Kewajiban selanjutnya setelah syahadat adalah shalat.

“Ini untuk menjaga hubungan dengan Allah,” terang dai yang juga pemilik Guide Us TV tersebut.

Dalam safari dakwahnya di Surabaya, Senin (19/3/2018), Estes menceritakan bagaimana dirinya dan keluarganya masuk Islam. Menurutnya apa yang dilakukannya bukanlah keterpaksaan tapi pilihan hati.

“Memilih Islam bukan karena keterpaksaan. Ini pilihan hati,” katanya.

Syaikh Yusuf Estes dibesarkan dari keluarga penganut agama Kristen yang sangat taat, dia mendapat pendidikan di Texas, sukses dalam berbisnis musik, memiliki toko, acara TV dan menggunakan bakatnya untuk menjadi seorang penginjil, sambil melakukan beberapa khotbah dari Alkitab.

Ada peristiwa menarik yang dia alami, yang peristiwa ini akhirnya mengubah total hidupnya. Pada tahun 1991, dia berusaha mempengaruhi seorang Muslim dari Mesir untuk berpindah agama, namun justru akhirnya dia menemukan fakta sebenarnya tentang Islam sejati dan kemudian menjadikan dirinya seorang Muslim. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here