Ini Saran Muhammadiyah Dalam Pilkada 2018

81
Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir (Foto: Liputanislam.com)

Jakarta, Muslim Obsession – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir meminta masyarakat, khususnya warga Muhammadiyah, dalam menentukan pilihan harus mempertimbangkan dan mengutamakan pemimpin yang memiliki kompetensi kepemimpinan.

“Kepemimpinannya itu visioner, amanah, berakhak mulia, bersih dari korupsi, mampu menjalin kerjasama dengan semua elemen bangsa, berjiwa negarawan, dan berdedikasi tinggi dalam melayani seluruh rakyat,” ungkapnya dalam siaran pers yang diterima Muslim Obsession, Senin (25/6/2018).

Dia juga mengimbau agar berpartisipasi aktif dan konstruktif dalam proses Pilkada dengan menjadi pemilih yang kritis, cerdas, arif, dan dewasa serta memberikan suara dengan penuh tanggung jawab.

“Masyarakat hendaknya saling menghormati perbedaan pilihan, menjaga ketertiban, dan memelihara persatuan bangsa. Masyarakat, para kandidat, dan pendukung hendaknya menerima hasil-hasil Pilkada secara ksatria, yang menang tidak jumawa dan merayakan kemenangan secara berlebihan dan yang kalah dapat legowo menerima kekalahan,” jelasnya.

Sementara itu, untuk para kandidat agar bersaing secara sehat, sportif, berjiwa ksatria, dan mematuhi semua peraturan dengan menjauhi praktik politik uang, keculasan, kecurangan, kekerasan, kampanye hitam serta pernyataan-pernyataan yang mengandung unsur kebencian dan bernuansa SARA.

“Para kandidat dan tim kampanye hendaknya tidak melakukan politisasi agama yang mereduksi nilai-nilai luhur agama dan berpotensi memecah belah masyarakat, umat, dan bangsa,” tukasnya. (Bal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here