Zaman Serba Digital, LD PBNU Bentuk Program 34 Ribu Dai Medsos

298
Rakornas LD PBNU 2019
Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama di Jakarta, Senin (28/1/2019). 

Jakarta, Muslim Obsession – Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD PBNU) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Jakarta, Senin (28/1/2019).

Pada kegiatan bertema “Penguatan Dakwah Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah di Era Milenial” itu LD PBNU akan melaunching Program 34 ribu Dai Medsos.

Program ini dipicu maraknya penyebaran paham-paham transnasional yang dinilai tidak sesuai dan bahkan bertentangan dengan ideologi Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah. Selain itu juga untuk menjawab problematika dakwah di tengah tuntutan zaman yang serba digital.

Ketua Pelaksana Rakornas, KH Misbahul Munir mengatakan, Dai-Daiyah Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama harus akrab dengan dunia digital. Mereka harus terus mengupgrade dirinya agar aktif di media social dan hadir menjawab kebutuhan masyarakat milenial.

Menurutnya, ada lima hal mendasar yang harus diperkuat dalam kaitannya dengan tema rakornas.

“Yaitu penguatan Aqidah Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah, Amaliyah Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah, Harakah Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah, Siyayah Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah, dan Ijtimaiyah Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua LD PBNU Drs. KH Agus Salim menyampaikan bahwa maksud diadakannya rakornas selain untuk memperkuat dakwah Ahlussunnah Wal Jamaah An- Nahdliyah juga untuk membangun sinergitas antar lembaga dakwah Nahdlatul Ulama secara nasional dalam menjalankan fungsi, tugas dan wewenangnya.

Lebih lanjut ia menuturkan bahwa nantinya diharapkan ada rekomendasi strategis dan solutif yang dihasilkan dari diadakannya rakornas ini untuk kepentingan internal Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama dan kepentingan negara serta peradaban Dunia.

Rakornas diselenggarakan di hotel Bidakara Jakarta Selatan. Dibuka secara resmi oleh Ketua Umum PBNU Prof Said Aqil Siradj, MA yang sekaligus meresmikan Program 34 ribu Dai Medsos.

Sementara Mauidhah Hasanah terkait tema Penguatan Dakwah Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah di Era Milenial disampaikan Mustasyar PBNU Prof Dr KH Ma’ruf Amin, MA.

Hadir pula dalam acara tersebut seluruh pengurus Syuriah dan Tanfidziyah PBNU serta seluruh jajaran Pimpinan Wilayah dan Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah di berbagai tingkatan struktual Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama se-Indonesia yang diperkirakan mencapai kurang lebih 1.500 peserta. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here