WMI Care: Tak Ada Libur Untuk Bantu Warga Cileuksa

281
Tim WMI Care berkoordinasi sebelum bergerak ke lokasi bencana, Jumat (10/1/2020).

Muslim Obsession – “Tak ada kata libur bagi relawan, selama akses bantuan warga Cileuksa, Kampung Urug, belum terbuka,” ucap Muhammad Zainul Muttaqin, Direktur WMI Care saat melakukan briefing dengan tim relawan WMI.

Pagi ini, Jumat (10/01/2020) pukul 8.00 WIB, tim relawan Wahana Muda Indonesia (WMI) bersama tim relawan Wanadri dan tim off road IOF Bandung, bersama-sama bergerak menuju wilayah Sukajaya untuk membuka akses jalan dan membangun posko bantuan di dalam.

Baca juga:

Ana dan Warga Desa Terisolir Bencana di Bogor Barat Masih Butuh Bantuan

WMI dan AQL Gelar Refleksi Satu Tahun Tsunami Selat Sunda

Jumat WMI Kembali Tebar Program Nasi Bungkus Bagi Korban Gempa dan Tsunami

Selanjutnya menyalurkan bantuan logistik kepada warga Sukajaya masih terisolir di dalam. Karena akses jalan yang masih putus dan tertutup material banjir bandang dan tanah longsor.

Bergerak untuk melakukan aktivitas kemanusiaan di Hari Jumat memang di luar kebiasaan tim WMI. Sebab, biasanya di Hari Jumat tim WMI libur dari kegiatan lapangan. Selain untuk persiapan ibadah Shalat Jumat, juga biasanya digunakan untuk recovery dan koordinasi.

Namun khusus untuk warga Desa Cileuksa, Kampung Urug, dan desa-desa lainnya di Sukajaya, Bogor Barat, masih terisolir, tim relawan WMI tetap bergerak untuk memberikan bantuan kemanusiaan.

Tujuannya, tentu agar para pengungsi yang menjadi korban banjir bandang dan tanah longsor di sana dapat segera terdistribusi bantuan dari luar, yang saat ini masih sangat minim sekali diterima. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here