Welcoming Ramadan!

541

Oleh: Imam Shamsi Ali (Presiden Nusantara Foundation)

Melakukan ibadah dalam Islam, kemungkinan ada beberapa dorongan atau motivasinya. Ada yang karena mengikut kepada kebiasaan, baik kebiasaan orang tua atau juga karena itulah kebiasaan masyarakat di mana dia hidup.

Boleh juga karena memang sebuah kesadaran jika hal itu merupakan sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan. Atau juga karena didorong oleh kesadaran bahwa amalan agama itu adalah sebuah kebutuhan dalam hidupnya.

Dari semua motivasi yang ada dalam melaksanakan perintah agama itu, ada satu hal yang paling mendasar dan sesungguhnya menjadi motivasi tertinggi. Ketika amalan ibadah itu telah dilihat sebagai sebuah kenikmatan. Bahwa ibadah-ibadah yang ada dalam agama ini bukan sekadar kewajiban, apalagi tradisi semata. Bahkan bukan juga sekedar sebuah kebutuhan.

Tapi yang terpenting karena sebuah kenikmatan yang harus disyukuri. Inilah yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW ketika ditanya oleh isteri tercinta perihal ibadah-ibadahnya. “Tidakkah seharusnya saya menjadi hamba yang bersyukur?”.

Oleh karena itu menyambut bulan Ramadan ini harusnya dibangun kesadaran “syukur”. Bahwa Ramadan akan tiba bukan sekadar karena kita yang membutuhkan. Tapi karena sebuah kenikmatan besar dari Pencipta langit dan bumi yang harus disyukuri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here