Waspada!! Generasi Milenial Cenderung Memiliki Gangguan Kesehatan di Usia Tua

1002
generasi milenial (Foto: Istimewa)

Muslim Obsession – Generasi milenial adalah mereka yang lahir antara tahun 1980-an sampai 2000-an, generasi milenial juga dikenal sebagai generasi Y. Dibanding generasi sebelumnya generasi X, generasi milenial memiliki ciri khas yang unik dalam penggunaan teknologi dan pemahaman soal budaya. Bahkan, sebuah penelitian mengungkapkan bahwa generasi milenial cenderung memiliki gangguan kesehatan di usia tua.

Menurut lembaga Think Thank Health Foundation, generasi milenial adalah generasi pertama yang memiliki kesehatan yang lebih buruk di usia paruh baya daripada orang tua mereka.

Laporan ini mengatakan, masalah kesehatan pada generasi milenial ini disebabkan beberapa hal seperti pekerjaan, hubungan sosial, kepemilikan properti (tempat tinggal) yang saat ini memengaruhi mereka yang berusia 20 sampai 30-an sebagai faktor yang dapat menyebabkan risiko lebih tinggi mengembangkan penyakit seperti kanker, diabetes, dan penyakit jantung di kemudian hari.

Menurut laporan tersebut, secara keseluruhan kesehatan generasi milenial terkait dengan stres jangka panjang, kecemasan, depresi atau kualitas hidup yang lebih rendah. “Kaum muda saat ini menghadapi tekanan yang sangat berbeda dengan generasi sebelumnya,” kata Direktur Strategi Health Foundation Jo Bibby.

Secara khusus, laporan tersebut menemukan bahwa generasi milennial berada di bawah tekanan psikologis jam kerja yang tidak aman, kontrak kerja, pengangguran, dan perkembangan ekonomi. Laporan itu juga mengungkapkan, pesatnya perkembangan media sosial membuat generasi milenial tertekan akibat berusaha untuk menjaga pertemanan di dunia maya dan dunia nyata.

Dalam survei terhadap 2.000 orang berusia 22 hingga 26 tahun, hanya 31% yang mengatakan bahwa mereka memiliki hubungan yang kuat dan pertemanan yang mendukung untuk berkembang.

Sementara 46% lainnya mengatakan mereka memiliki dukungan keuangan dan keluarga yang cukup. Empat puluh sembilan persen lainnya mengatakan mereka memiliki dukungan emosional dari keluarga, sementara 80% mengatakan mereka merasa di bawah tekanan untuk berperilaku dengan cara tertentu karena media sosial.

Bibby mengatakan, meskipun ada perbaikan dalam kesehatan pada generasi milenial, mereka bisa terkikis oleh ketidakstabilan dan ketidakstabilan kehidupan banyak orang muda yang dihadapi.

Sementara itu menurut sebuah studi dari Kings College London, generasi milenial yang kesepian dua kali berisiko mengembangkan masalah-masalah kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan dibandingkan dengan mereka yang merasa lebih terhubung dengan orang lain. The Office for National Statistics juga menemukan bahwa generasi milenial lebih cenderung mengalami kesepian kronis daripada kelompok usia lainnya.

“Saya setuju dengan mereka bahwa kita mungkin menyimpan masalah untuk masa depan, di samping masalah apa pun dari penyakit mental, kejahatan dan sejenisnya yang mungkin terjadi sekarang juga,” ujar seorang profesor epidemiologi dan kesehatan masyarakat di University College London Michael Marmot.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here