Wasiat Syekh Ali Jaber, Ingin Dimakamkan di Lombok, Ini Alasannya

1223

Jakarta, Muslim Obsession – Innalillahi wa innailaihi rajiun. Kabar duka datang dari pendakwah Syekh Ali Jaber. Syekh Ali Jaber wafat di rumah sakit, usai menjalani perawatan medis karena terserang virus corona atau Covid-19. Ia wafat pada Kamis (14/1/2021) pagi.

Syekh Ali Jaber memang sudah lebih dari dua minggu dirawat di rumah sakit. Ia mengeluhkan sakit karena terserang virus corona. Sempat dikabarkan Syekh Ali Jaber kondisinya membaik. Namun kini ia dikabarkan justru meninggal dunia.

Saat dirawat di rumah sakit, Syekh Ali Jaber pernah berpesan bahwa jika dia wafat ingin dimakamkan di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ali Jaber beralasan, Lombok mempunyai pesan tersendiri baginya. Bahkan, anaknya lahir di Lombok.

“Ketika saya di Lombok ini, saya jauh lebih merasa nyaman. Karena ada ceritanya. Pertama saya berjuang di Indonesia memang di Lombok, anak saya lahir di Lombok. Kakek saya meninggal mati syahid melawan penjajah Jepang di Lombok. Bahkan ayah dari ibu saya sendiri termasuk dia juga kelahiran Indonesia di Bumiayu dan adiknya juga kelahiran Lombok,” ujar Ali Jaber di channel sasak update, Senin (4/1/2021).

Disisi lain, Syekh Ali Jaber juga berkeinginan ingin dimakamkan di Madinah. Namun berhubung dia berada di Indonesia, dia pun berwasiat untuk dimakamkan di Pulau Seribu Masjid tersebut jika dia wafat.

“Ya Allah walaupun saya memilih, memohon meninggal di Madinah. Kalau saya ditetapkan meninggal di Indonesia, mohon saya mau dimakamkan di Lombok,” ucapnya.

Ali Jaber juga mempunyai keinginan yang muliaa, yaitu membina anak-anak di Lombok menjadi penghafal Alquran.

“Lombok termasuk pulau kesayangan saya, makanya saya tadi sampaikan ke Pak Kanwil, Insya Allah rencana kami bersama Kapolda, untuk kita kedepan memimpin, membina anak anak Lombok menjadi calon hafidz dan hafidzah untuk acara Hafidz Indonesia di RCTI,” pungkasnya. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here