Wapres Ma’ruf Amin Ajak Parmusi Berdayakan Para UMKM

67
Ma'ruf Amin. (Foto: Twitter M'aruf Amin)

Jakarta, Muslim Obsession – Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin meminta organisasi Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) ikut berperan dalam upaya bersama pemerintah untuk mencegah penularan Covid-19 yang telah menjadi pandemi di seluruh dunia.

Menurut Wapres, perkembangan pandemi Covid-19 di seluruh dunia termasuk di Indonesia masih belum menunjukkan hasil yang menggembirakan.

“Dalam situasi seperti inilah saya menilai peran para ulama dan pemuka agama sangatlah penting, khususnya dalam upaya pencegahan penularan Covid-19, dengan terus mengajak umat dan masyarakat untuk selalu mematuhi kedisplinan dan kepatuhan terhadap protokol Kesehatan,” kata Wapres Ma’ruf Amin saat menutup Muktamar ke-4 Parmusi, lewat konferensi video, Senin (28/9/2020).

“Ini adalah satu hal yang tidak bisa ditawar-tawar lagi untuk dilaksanakan, karena pengabaian terhadap protokol kesehatan akan berisiko tinggi bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar. Hal ini harus disadari sebagai kepentingan sekaligus kewajiban bersama kita semua,” katanya.

Kata Wapres, pandemi Covid-19 berimplikasi multisektor, terutama sektor kesehatan, sosial dan ekonomi. Implikasi pandemi terhadap masalah ekonomi, tidak hanya hanya terjadi pada aspek makro, akan tetapi juga mikro.

Oleh karenanya untuk penguatan ekonomi umat, Wapres juga turut mengajak Parmusi untuk sama-sama melakukan pemberdayaan umat. Minimal untuk kader Parmusi sendiri.

“Dalam kaitan ini kita perlu memberikan perhatian dan turut serta mengawal usaha mikro dan kecil yang selama ini telah berkontribusi besar dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga dan masyarakat,” katanya.

Pemerintah juga telah menyalurkan berbagai subsidi dan bantuan produktif kepada lebih dari 9 juta pelaku usaha mikro. Bantuan dan subsidi dimaksud tentunya harus diikuti dengan bimbingan dan pendampingan. Agar pemanfaatannya benar-benar dapat memperkuat daya tahan usaha mereka dalam masa yang sulit ini.

Wapres juga menggarisbawahi arahan Presiden Jokowi pada pembukaan Muktamar lalu. Bahwa penanganan masalah kesehatan adalah yang utama.

“Namun hal yang lebih utama lagi adalah pencegahan penularan. Semua pihak harus disiplin melakukan protokol kesehatan agar penularan bisa ditekan dan kehidupan masyarakat bisa normal kembali,” katanya. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here